Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Nasional

Kementerian PUPR: Program Padat Karya Mampu Serap 263 Ribu Pekerja

Istana & Kementerian
06 Nov 2017
Kementerian PUPR: Program Padat Karya Mampu Serap 263 Ribu Pekerja

 

hariansuara.com, Jakarta – Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) optimis program padat karya cash akan mampu menyerap sebanyak 263 ribu lebih pekerja.

 

Rencana ini untuk tahun 2018 dengan alokasi anggaran Rp 11,2 triliun dari total Rp 107,3 triliun. Program ini bertujuan untuk mendukung target pengentasan kemiskinan dan mengurangi pengangguran. 

 

Program tersebut yakni program percepatan peningkatan tata guna air irigasi  (P3TGAI), operasi dan pemeliharaan (OP) irigasi, Pengembangan Infrastruktur Sosial dan Ekonomi Wilayah (PISEW).

 

Serta program Penyediaan Air Minum Berbasis Masayarakat ( Pamsimas), Sanitasi Berbasis Masyarakat (Sanimas), pembangunan rumah swadaya maupun Rusun dan rumah tapak untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) dan pemeliharaan rutin jalan. 

 

“Program padat karya tahun 2018 mampu menyerap 263.646 orang tenaga kerja atau sebanyak 20,5 juta hari orang kerja (HOK) dengan upah yang dibayarkan secara harian mencapai Rp 2,4 triliun dari total alokasi,” kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono di Jakarta, dalam laman pu.go.id, Senin (6/11). Upah yang diterima sekitar Rp 100 ribu sampai Rp 160 ribu per orang per hari.

 

Program padat karya di Kementerian PUPR antara lain terdapat(P3-TGAI) dengan nilai Rp 1,1 triliun dengan belanja upah Rp 379,7 miliar di 5.000 lokasi, tenaga kerja yang terserap 62.400 orang.

 

Proyek OP irigasi nilainya Rp 1,6 triliun dengan belanja upah Rp 664,2 miliar dengan 4.754 kegiatan dan menyerap tenaga kerja 53.136 orang. Lalu pemeliharaan rutin jalan dan jembatan dengan nilai Rp 986,7 miliar, belanja upahnya Rp 418,5 miliar dengan target 44.366 km, 397.657 meter jembatan dan mampu menyerap 26.151 orang.

 

Rumah Khusus nilai anggarannya Rp 699,2 miliar dengan belanja upah Rp 157,3 miliar di 4.550 unit dan mampu menyerap 6.390 orang tenaga kerja. 

 

Dibidang peningkatan kualitas permukiman melalui program Kotaku, Pisew, Sanimas, Paksimas, dan TPS-3R dialokasikan anggaran Rp 3,5 triliun dengan belanja upah Rp 800,6 miliar dan menyerap tenaga kerja sebanyak 115.569 orang. 

 

Kementerian PUPR membagi program padat karya menjadi dua tipe. Padat Karya Tipe 1 dengan alokasi anggaran Rp. 6,8 triliun yang terdiri dari komponen upah & bahan, sedikit alat bantu.

 

Padat Karya Tipe 2 dengan anggaran Rp 4,4 triliun yang hanya komponen bantuan bahan atau Material Bangunan, Sedangkan Tenaga Kerjanya dilakukan Swadaya oleh Masyarakat Mandiri) seperti Program Pamsimas dan Rumah Swadaya.  

 

Alat bantu yang digunakan juga sederhana seperti Cangkul, Sekop, Cetok, Perkakas Tukang Lainnya, Molen. Sementara peralatan untuk Rumah Khusus dilaksanakan secara kontraktual & umumnya berlokasi di daerah terpencil (Nelayan, Perbatasan, MBR). 

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X