Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Lifestyle

Bernyanyi Melawan Tua

Lifestyle
12 Oct 2018
Bernyanyi Melawan Tua

hariansuara.com, Jakarta - Gedung itu seperti tak terurus. Setampak mata, mural liar menghiasi dekorasi luar dan dalam gedung. Orang yang kali pertama datang pasti sedikit  bingung harus parkir kendaraan dimana jika tidak bertanya. Atau justru bingung apakah gedung ini kosong atau bagaimana. Tapi bagi yang sering dan tahu, gedung Rossi Musik di Fatmawati adalah tempat dimana tua dan muda adu asah melatih vokal.

Gedung ini punya empat lantai. Di lantai terakhir di balik salah satu pintu sayup nyanyian mulai terdengar setelah sampai sana. Seperti nyanyian lawas yang populer di masanya. Yup, beberapa senior sebutannya, berbusana merah jambu sebagiannya sedang asik bernyanyi mengikuti sang dirigen. Mereka tampak semangat kendati banyak yang uzur usia.

Dulcyana Pahlevi Pahlawani Pieters atau yang akrab disapa Ussy Pieters sengaja merangkul para senior masuk dalam paduan suaranya. Tujuan salah satunya adalah melawan tua alias pikun. Dengan bernyanyi, para senior  beraktivitas dan lupa akan tua seperti Ussy sendiri yang kelihatan awet muda kendati sudah berkepala enam.

Hari ini sama seperti hari sebelumnya, paduan suara senior Ussy sedang latihan rutin. Mereka latihan mempersiapkan konser tahunan yang akan dihelat di Gedung Usmar Ismail tanggal 15 Oktober.

Konsep konser akan berbeda dari tahun sebelumnya. Kali ini akan menampilkan drama musikal sweet memory. Kenapa drama musikal? Ussy berujar kepada hariansuara.com,  biar beda dengan yang sebelumnya, itu saja. Komposisi lagunya pun, Ussy pilih yang nostalgia, popular dan familiar. Lagu yang hits saat para senior masih muda, seperti Dancing Queen, I have a dream dan lainnya yang diaransemen ulang oleh Ussy. 

Tak banyak menemui kendala saat melatih. Ussy selalu menekankan disiplin saat latihan bersama. Sebab dari disiplin akan muncul kekompakan dalam bernyanyi. Tak hanya disiplin latihan tetapi juga disiplin waktu.

Memang, Ussy yang punya sekolah musik ini bilang melatih para senior itu beda. Yang terbiasa belajar di sekolah musik mudah saja membaca not balok. Tapi bagi para senior rada susah jadi lebih baik langsung latihan bernyanyi. Perlu kesabaran tersendiri melatih para senior. Sebelumnya Ussy melakukan seleksi memilih jenis suara (sopran, alto atau tenor) untuk nanti ditempatkan di posisi yang pas. Ussy pun melatih suara mereka satu persatu.

Paduan suara Ussy Pieter Choir sebenarnya ada sudah lama. Awalnya terbentuk dari perayaan 50 sekolah Tarakanita sekitar 2011-an. Menyambut selebrasi itu,  Ussy disuruh membentuk paduan suara. Ussy lantas mencari 50 orang wanita untuk paduan suara. 

Setelah itu, gayung bersambut, paduan suaranya berkembang. Tadinya hanya beranggotakan khusus jebolan Tarakanita, dia rubah bagi siapa saja yang mau masuk, silahkan mendaftar. Sebelumnya Ussy juga sudah mendidik paduan suara anak dan dewasa sebelum membentuk Ussy Pieters Choir.

Soal dunia musik, Ussy Pieters ini sedari kecil suka musik dan akrab dengan alat musik. Kesukaan terhadap musik didukung penuh keluarga. Bapaknya, Herman Pieters, sering mengajaknya nonton konser. Bahkan suatu waktu ayahnya harus merogoh kocek demi melihat anaknya tampil main piano di hadapannya.

Termasuk salah satu orang Indonesia mahir memainkan Harpa, maklum 19 tahun Ussy berada di Eropa selepas lulus SMA. Ussy belajar di The Santa Cecilia Music Conservatory di Roma, Italia.  Lantas kenapa harpa? karena suaranya yang khas. Seperti suara air yang mengalir, kata Ussy. Beda dengan gitar yang hanya enam senar, harpa bersenar banyak tetapi kalau berlajar tekun pasti bisa menguasainya. 

Ussy pun berhasil meraih gelar master of music and harp serta doctor of music. Kembali ke Indonesia awal 1990-an, Ussy banyak mengajar di sekolah musik dan pada tahun 2003, Ussy pun mendirikan sekolah musik, Ussy Pieters Music School (UPMS).(*)

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

1

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X