
hariansuara.com, Jakarta - Brand fashion Jepang, Uniqlo, membantah salah satu setelan jaketnya terinspirasi dari setelan yang dipakai oleh diktator China, Mao Zedong.
Dengan harga ¥ 6.990 , Jaket Militer ini tersedia di Uniqlo Jepang sebagai bagian dari koleksi musim semi. Jaket khaki Uniqlo memiliki empat saku depan.
Setelan jaket dibuat oleh desainer Perancis Christophe Lemaire dan timnya di Paris.
Seorang perwakilan Uniqlo mengatakan kepada South China Morning Post memang ada kemiripan dengan pakaian diktator tersebut. Namun perwakilan itu menambahkan tidak pernah ada dalam pikiran perancang akan bentuk setelan Mao.
Setelan Mao Zedong ini menjadi pemandangan umum di China selama beberapa dekade setelah Partai Komunis mengambil alih kekuasaan.
Uniqlo mengatakan pilihan warna lainnya seperti hitam dan biru tua untuk setelan ini dapat menghilangkan hubungan dengan Diktator Mao.
Merek fashion kelas atas lainnya sebelumnya pernah membuat kesalahan besar dalam beberapa waktu terakhir. Pada bulan Februari, Gucci menarik sweter balaclava setelah tuduhan bahwa rumah mode itu menggambarkan "wajah hitam".(*)
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU