
hariansuara.com, Paris - Hugo Lloris dilarang mengemudi selama 20 bulan dan didenda setelah mengaku bersalah atas tuduhan mengemudi sambil mabuk.
Penjaga gawang Tottenham Hotspur berusia 31 tahun mengaku mengkonsumsi lebih dari dua kali di atas batas minum ketika dihentikan oleh polisi di London tengah bulan lalu.
Lloris, yang memenangkan Piala Dunia bersama Perancis pada bulan Juli, didenda 50.000 poundsterling di pengadilan Westminster Magistrates.
Jaksa Henry Fitch mengatakan polisi menghentikannnya saat mobilnya berbelok secara mendadak, melaju di bawah batas kecepatan, dan menerobos lampu merah.
Hakim Amanda Barron mengatakan Lloris beruntung tidak menyebabkan kerusakan pada kendaraan lain atau pejalan kaki.
Joshua Harris, direktur kampanye untuk Pengaman keselamatan jalan Inggris, kecewa melihat Lloris mengakui melanggar hukum.
"Kami mengharapkan kapten Tottenham Hotspur dan tim nasionalnya menjadi contoh yang baik, tidak melanggar hukum dengan cara seperti itu," kata Harris dalam sebuah pernyataan. "Perilaku berbahaya semacam ini egois, ilegal dan membahayakan nyawa."
Lloris, yang bergabung dengan Spurs dari Olympique Lyonnais pada 2012, meminta maaf atas insiden itu.(*)
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU