
hariansuara.com, Jakarta - Claude Puel berbicara tentang sebuah kehormatan karena diberi kesempatan mengelola Leicester setelah pemecatannya pada akhir pekan.
Leicester kalah 4-1 di kandang Sabtu lalu dari Crystal Palace dan menjadi kekalahan keenam Leicester dalam tujuh pertandingan.
Leicester telah tersingkir dari Piala FA oleh Newport dan jatuh ke urutan ke-12 di Liga Premier, delapan poin di atas zona degradasi.
"Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada semua orang yang bekerja sama dengan saya di Leicester City Football Club," kata Puel dalam sebuah pernyataan yang dirilis melalui League Managers Association, Senin. "Merupakan hak istimewa untuk bekerja dengan para pemain, staf, dan manajemen."
"Merupakan kehormatan bagi saya bekerja untuk Khun Vichai yang memberi saya kesempatan fantastis mengelola klubnya dan berbagi beberapa momen luar biasa dengannya," tambahnya.
"Misi saya di Leicester City Football Club telah berakhir, tetapi saya akan terus mengikuti penampilan tim dan berharap klub memberikan yang terbaik untuk masa depan."
Puel adalah manajer papan atas Inggris kelima yang meninggalkan jabatannya musim ini, mengikuti Slavisa Jokanovic dari Fulham, Mark Hughes (Southampton), Jose Mourinho (Manchester United) dan David Wagner (Huddersfield).(*)
(Foto: Claude Puel / Metro.co.uk)
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU