
hariansuara.com, Jakarta - Neymar dituduh memperkosa seorang wanita di sebuah hotel di Paris.
Menurut pengaduan yang diajukan ke kepolisian Sao Paolo dan dilaporkan oleh situs UOL dan GloboEsporte, bintang Paris Saint-Germain ini dituduh menggunakan kekerasan untuk berhubungan seks dengan korban.
Korban wanita yang tinggal di Brasil diduga bertemu Neymar melalui Instagram, dan setelah bertukar pesan, pesepakbola itu lalu mengundangnya untuk mengunjunginya di Paris pada pertengahan Mei.
Menurut pengaduan itu, Neymar tiba di hotel dalam keadaan mabuk dan keduanya mengobrol. Tapi kemudian Neymar menjadi agresif dan menggunakan kekerasan untuk berhubungan seks dengan korban tanpa persetujuannya.
Ayah Neymar, yang juga agennya, dengan tegas membantah tuduhan itu dalam sebuah wawancara dengan penyiar Brazil Bandeirantes.
"Ini tidak benar, Neymar tidak pernah melakukan kejahatan apa pun," kata Neymar Santos, dengan alasan bahwa putranya adalah korban pemerasan. "Kami memiliki semua bukti dan kami sudah memberikan segalanya kepada pengacara."
Menurut Neymar Santos, putranya dan wanita itu berkencan tetapi Neymar tidak ingin melihatnya lagi. Sejak itu, wanita itu mencoba memeras uang dari pemain dan keluarganya.
"Anak saya dituduh banyak hal, tetapi saya tahu orang macam apa dia ... jelas bahwa ini adalah jebakan," katanya seraya menambahkan bahwa pihak keluarga siap untuk merilis pesan WhatsApp sebagai bukti Neymar tidak melakukan kejahatan.
Neymar saat ini berada di Brazil dan sedang mempersiapkan Copa America, yang berlangsung di negara itu dari 14 Juni hingga 7 Juli.(*)
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU