
hariansuara.com, Jakarta - Penyerang Sheffield Wednesday, Fernando Forestieri, dihukum enam pertandingan setelah dinyatakan bersalah menggunakan bahasa rasis oleh komisi regulasi independen Asosiasi Sepak Bola.
Insiden itu terjadi dalam pertandingan persahabatan pramusim Juli lalu saat melawan Mansfield. Perkataan Forestieri terhadap bek Mansfield Krystian Pearce memicu perkelahian di lapangan.
Forestieri dibebaskan oleh hakim pada bulan Maret atas tuduhan pelecehan ras terhadap Pearce, tetapi dinyatakan bersalah oleh Asosiasi Sepakbola pada bulan Juni.
Komisi ini juga mengganjar Forestieri dengan denda £ 25.000 (31.000 dollar AS).
Forestieri pun mengajukan banding dan merasa dirinya "hancur dan kecewa" dengan hasilnya.
Dalam sebuah pernyataan di situs web resmi Rabu, ia mengatakan, "Saya telah menjadi sasaran tuduhan rasisme selama lebih dari setahun dan itu adalah waktu yang sangat menegangkan bagi saya secara pribadi dan juga keluarga saya di Inggris dan Argentina."
Forestieri terus memprotes ketidakbersalahannya, dengan mengatakan: "Saya tidak akan pernah menjadi orang atau pemain sepak bola yang mengatakan hal-hal yang ofensif kepada kolega saya atau pemain lain, baik di dalam atau di luar lapangan.(*)
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU