
hariansuara.com, Jakarta - Juventus melaju ke Final Coppa Italia meski bermain imbang 0-0 saat menjamu AC Milan di Allianz Stadium dalam leg kedua, Sabtu dini hari, 13 JUni 2020. Juve unggul agregat gol tandang karena di leg pertama skor 1-1.
Dari jalan laga sebenarnya, Juve unggul dengan mendominasi pertandingan di babak pertama. Beberapa peluang dihasilkan anak asuh Maurizio Sarri.
Salah satu peluang itu dihasilkan Douglas Costa dengan tembakan kerasnya. Tapi, tendangan winger asal Brasil itu masih melenceng dari sasaran.
Begitupun menit kelima, La Vecchia Signora kembali mendapat peluang. Kali ini via bek asal Belanda, Matthijs de Ligt yang mengancam gawang Gianluigi Donnarumma lewat sundulan. Tapi, lagi-lagi bola hasil umpan sepak pojok itu belum mengarah ke gawang.
Tak kendor, Juve terus berupaya mengurung pertahanan Rossoneri di awal babak pertama. Dibombardir terus, akhirnya bek Milan Andrea Conti melakukan kesalahan karena menyentuh bola dengan tangan di menit ke-16.
Bintang Juve, Cristiano Ronaldo pede maju sebagai eksekutor penalti. Tapi, tembakan CR7 itu cuma membentur tiang dan gagal masuk ke gawang Milan.
Tak lama kemudian, Milan harus main dengan 10 orang lantaran Ante Rebic diganjar kartu merah. Penyerang asal Kroasia itu ketahuan wasit karena kakinya menghunjam dada Danilo.
Unggul jumlah pemain, Juve terus mengurung dan buat Milan makin tertekan. Beberapa tembakan terus dilakukan pemain Juve termasuk Ronaldo. Milan hanya bisa mengandalkan serangan balik dan memperkuat pertahanan. Hingga jeda babak pertama, Juve dan Milan masih imbang skor kacamata.
Di babak kedua, kondisi tak jauh berbeda. Juve masih unggul dan mendominasi jalannya pertandingan.
Namun, penampilan moncer Donnarumma membuat gawang Milan masih perawan sepanjang laga. Skor pun tetap 0-0 hingga akhir laga.
Dengan hasil itu, Juve di Final akan menunggu pemenang antara Inter Milan vs Napoli.
Meski melaju ke final, Juve disorot terutama penampilan buruk Ronaldo. Tak biasanya, pemain asal Portugal itu bermain di bawah perform.
Ronaldo pun jadi bahan perbincangan di media sosial Twitter. Hingga Sabtu pagi, 13 Januari 2020, pukul 06.00 WIB, sudah 130 ribu cuitan terkait Ronaldo.
Salah satu sorotan penyerang Portugal itu menjadi trending karena tendangan penalti-nya gagal berbuah gol.
"Ronaldo bad, efek kelamaan di lockdown pemainnya jd kaya liga tarkam," tulis akun @Asnneko48.
Akun resmi Squawka Football @Squawka, menulis empat penalti gagal yang dilakukan Ronaldo. Salah satunya saat ia masih membela Real Madrid di La Liga.
"The last four penalties missed by Cristiano Ronaldo have all been in different years: ✘ November 2017 vs. Málaga, ✘ June 2018 vs. Iran, ✘ January 2019 vs. Chievo, ✘ June 2020 vs. Milan, It doesn't happen often," tulis akun tersebut. (*) mel/stm
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU