
hariansuara.com, Jakarta - Sudah dua bulan lebih kompetisi Liga Indonesia disetop karena pandemi Corona (Covid-19). Kini, ada opsi rencana Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) mau melanjutkan Liga 1 dan Liga 2 musim 2020 yang disetop sejak pertengahan Maret 2020.
PSSI akan mengundang perwakilan klub Liga 1 dan Liga 2 pada Selasa 2 Juni 2020. Pertemuan ini akan membahas nasib dua kompetisi teratas di Tanah Air itu.
Namun, jika kompetisi mau dilanjutkan, PSSI mesti paham syarat dari federasi sepakbola dunia atau FIFA. Ada protokol yang harus dijalani sebuah federasi sepakbola negara jika ingin melanjutkan liga sepakbola. Protokol ini sudah diterapkan Inggris, Jerman dan menyusul Italia.
Protokol ini penting mengingat menjalankan kompetisi dengan mendatangkan banyak orang di tengah pandemi. Contohnya Liga Inggris yang sudah aktif melakukan tes Corona terhadap pemain, pelatih, dan lainnya.
Federasi juga harus paham terkait kondisi jelang pertandingan.Begitupun dari sisi lokasi latihan sampai stadion yang jadi tempat pertandingan. Jangan sampai justru ada gelombang penularan baru Corona saat liga dimulai.
Saat latihan, antara pemain dan pelatih juga harus bisa mengatur jarak. Latihan kontak fisik juga dikurangi untuk menekan angka penularan Corona.
"Aspek ini mesti tahu dan prosedurnya cukup ketat. Karena yang dihadapi dan dicegah adalah virus menular. Keselamatan pemain harus diutamakan," kata pengamat sepakbola nasional, Supriyono Prima kepada hariansuara, Selasa, 2 Juni 2020.
Dia menambahkan dari pengalaman Liga Inggris, dalam tes yang sudah dijalani diketahui ada pemain positif Corona meski statusnya orang tanpa gejala atau OTG.
"Kalau itu sudah jelas penting sekali tes ini untuk mengetahui kemungkinan pemain positif atau enggak kan," tutur Supriyono.(*) stm/zai
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU