Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Nasional

Yayasan Putri Indonesia Buka Suara Soal Prostitusi Online

Nasional
13 Jan 2019
Yayasan Putri Indonesia Buka Suara Soal Prostitusi Online

hariansuara.com, Jakarta - Sehubungan dengan berita  prostitusi online yang terungkap dimana melibatkan dua finalis putri Indonesia. Mega Angkasa, Ketua Bidang Komunikasi Yayasan Puteri Indonesia, mengunggah pernyataan resmi di akun facebook @officialputeriindonesia, Sabtu (12/1/2019).

Mega Angkasa menulis finalis Kalimantan Utara 2017, Fatya Ginanjarsari telah dipecat pada tahun 2018 lalu karena melanggar konrak finalis Pl yaitu mengikuti ajang international tanpa  mendapat izin dari YPI dan tidak diperkenankan untuk menggunakan atribut finalis Putri Indonesia untuk kepentingan apapun.

Sementara itu, Finalis Jambi 2016 Maulia Lestari telah berakhir masa kontraknya bulan Maret 2018  dan bukan merupakan bagian  dari keluarga besar YPI dan selanjutnya tidak diperkenankan untuk menggunakan atribut  finalis Pl untuk kepentingan apapun.

"Atas hal-hal yang merugikan nama baik YPI, pihak YPI berhak untuk melakukan tindakan hukum terkait dengan pencemaran nama baik YPI," tulis dia.

Seperti diketahui, melansir Antara, Kepala Kepolisian Daerah Jawa Timr Irjen Pol Luki Hermawan pada jumat lalu mengungkapkan dua finalis Putri Indonesia terlibat dalam 45 artis dan 100-an model yang dikendalikan germo ES dan TN.(*)

 (Foto: Ilustrasi / Istimewa)

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X
X