Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Nasional

Atasi Potensi Kecurangan Pilpres, RAMAI Bekali Jawara Betawi Brigade 411

Nasional
25 Mar 2019
Atasi Potensi Kecurangan Pilpres, RAMAI Bekali Jawara Betawi Brigade 411

hariansuara.com, Jakarta  - Ketua Umum Rumah Adil Makmur Indonesia (RAMAI), Serioza Prakarsa (Yoza) mengatakan dengan bergabungnya para Jawara Betawi Brigade 411 ke Satgas RAMAI BPN 02 akan dapat mengurangi potensi adanya kecurangan di Pemilihan Presiden (Pilpres) yang akan dilaksanakan pada 17 April 2019.

“Kita ingin perubahan, sudah beberapa kali rumah RAMAI selalu mengadakan Training of Trainer (ToT). Sekarang kita bekali para Jawara Betawi training buat saksi Pilpres 2019. Kita sangat bangga dan bahagia kami dikawal relawan-relawan jawara ini,” kata Yoza di acara Pembekalan Jawara Betawi Brigade 411 Satgas RAMAI BPN 02 beberapa waktu lalu.

Yoza menyampaikan dengan bergabungnya para Jawara Betawi menjadi saksi Pilpres luar guna menutup celah bagi oknum yang ingin melakukan kecurangan di pemilu nanti. “Para Jawara Betawi ini akan menjadi saksi luar Pilpres April. Mereka akan ditempatkan di setiap TPS-TPS yang rawan adanya kecurangan. Tugas mereka mengawasi dan mengawal surat suara mulai dari TPS sampai di Kecamatan,” ujar Yoza.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal (Sekjen) RAMAI, Amir Akbar mengatakan, perlunya mengawasi TPS-TPS  di sejumlah lokasi pemilihan bagi pendatang dadakan atau pendatang tidak tetap.

“Bila mengacu pada Pilkada Di Jakarta, kita perlu diwaspadai seperti di apartemen, rumah susun yang ada area TPS-nya. Jadi akan kita siapkan dua orang untuk menjaga TPS,” tutur Amir.

Kemudian lanjut dia, bilamana ditemukan adanya kecurangan daftar pemilih yang tidak terdaftar, salah penghitungan surat suara, intimidasi pemilih, surat suara sah lalu dibatalkan, maka perlu dilakukan pelaporan dengan memberikan bukti-bukti konkret dilapangan.

“Untuk posisi hukum, tinggal dilaporkan ke Bawaslu. Yang terpenting di photo dengan HP semua nama para saksi, Ketua KPPS dicatat, lokasi kejadian dimana, bentuk pelanggarannya apa saja, kemudian dibuat berita acara pelaporannya di rumah RAMAI agar dapat dibawa ke BPN pusat dan diteruskan ke Bawaslu dan Panwaslu,” kata Amir.(*)

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X
X