-640x427.jpg)
hariansuara.com, Jember - Bakal calon bupati Jember Hendy Siswanto memenuhi undangan dari Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan pada Sabtu (28/12). Pada kesempatan itu, ia menyampaikan gagasan serta komitmen untuk membenahi Jember menjadi lebih baik.
Hendy Siswanto menjabarkan berbagai persoalan krusial yang tengah dihadapi Jember. Dari mulai tata kelola pemerintahan yang karut marut, perekonomian yang menurun, pembangunan yang tidak merata, kemiskinan yang sangat tinggi, serta hubungan eksekutif dengan lembaga legislatif yang kurang harmonis.
“Jember saat ini sedang tidak baik-baik saja. Hilangnya kuota CPNS 2019 merupakan salah satu dampak yang baru terasa, pembangunan yang tidak merata dan tidak tepat sasaran, serta masih banyak lagi persoalan lain di Jember,” ujarnya.
Ia menilai bahwa sudah saatnya Jember berbenah demi generasi masa depan yang lebih baik. Langkah kecil yang bisa dilakukan adalah melalui PDI Perjuangan sebagai partai politik yang akan mengusung calon bupati di kontestasi Pilbup 2020.
“Kita tidak boleh hanya berdiam diri melihat Jember kian terpuruk. Sudah saatnya Jember berubah menjadi lebih baik. Awal perubahan yang baik bisa melalui PDI Perjuangan agar mengusung calon yang tepat,” pungkasnya.
Ketua PDI Perjuangan Jember Arif Wibowo mengungkapkan bahwa pihaknya mengundang semua bakal calon bupati. Hal itu bertujuan untuk mengetahui komitmen dari para bakal calon.
“Agar semua tahu apa komitmen para bakal calon. Bahwa komitmen mereka adalah menyejahterakan seluruh masyarakat Jember,” tuturnya.(*)
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU