
hariansuara.com, Jember - Jelang Pilkada Tahun 2020, dikhawatirkan kembali marak hasutan kebencian sebagai alat politik untuk menjatuhkan lawan. Ujaran kebencian berpotensi mempertajam polarisasi masyarakat dan bisa merusak kerukunan.
Rabu Sore (29/01.2020), Kepala Kepolisian Resort Jember AKBP. Alfian Nurrizal, mendatangi Kantor Bawaslu untuk melakukan koordinasi memperkuat kapasitas kerjasama antar instansi disetiap tahapan Pilkada 2020, antara pihak Polres Jember dan Bawaslu.
”Kami mengajak Bawaslu untuk bersama-sama menangkal segala bentuk ujaran kebencian dan hate speech yang mulai marak di sosial media. Mari bersama kita mengantisipasi usaha yang sengaja dilakukan oleh pengobar kebencian untuk mengadakan atau merekayasa kemarahan dan ketersingguan di tengah masyarakat”, ujar Kapolres Jember.
Dalam kegiatan koordinasi ini, Ketua Bawaslu Imam Tabroni Pusaka mengatakan pihaknya saat ini sedang melakukan pengawasan tahapan pendaftaran bakal calon perseorangan dan pencalonan dari parpol serta seleksi PPK.
”Kami akan selalu berkoordinasi dengan Polres Jember dan akan menjalankan tugas sesuai tupoksinya demi menjaga Pilkada Kabupaten Jember dapat berlangsung aman dan lancar”, terangnya.
Kapolres Jember meminta agar Bawaslu melakukan pemantauan dan meminimalisir berita hoax dan ujaran kebencian.
”Kedepan juga perlu membangun sinergi antar kelompok masyarakat guna mencegah beredarnya narasi hasutan kebencian serta membuat langkah langkah pencegahan dari pihak- pihak terkait agar Pilkada 2020 bisa berjalan dengan aman, lancar dan Kondusif”, pungkasnya.(*)
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU