Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Nasional

Arsitek RS Hoshenshan di China yang Dibangun dalam 8 Hari itu Ternyata Kelahiran Jember

Nasional
07 Feb 2020
 Arsitek RS Hoshenshan di China yang Dibangun dalam 8 Hari itu Ternyata Kelahiran Jember

hariansuara.com, Jember-  Kementerian Luar Negeri China mengapresiasi peran Prof Huang Xiqiu, arsitek Rumah Sakit Hoshenshan yang selesai dibangun dalam tempo delapan hari untuk mengatasi wabah 2019-nCoV di Wuhan. Ternyata sang Arsitek kelahiran Jember, Jawa Timur, Indonesia.

"Prof Huang lahir di Indonesia dan dibesarkan di China. Dia sangat menghargai arsitektur, terutama dalam arsitektur medis, dan telah membuat kontribusi penting saat kami berperang melawan SARS dan epidemi sekarang ini. Kami percaya bahwa Huang juga memiliki kenangan yang indah tentang tempat kelahirannya," ujar juru bicara Kemenlu China, Hua Chunying, seperti dilansir Antara, Jumat, (7/2/2020).

Kemudian dia juga berharap persahabatan China-Indonesia akan semakin erat dan memberikan hasil yang lebih bermanfaat di masa-masa mendatang.

Kementerian Luar Negeri China juga mengapresiasi dorongan semangat yang disuarakan personel Kepolisian Sarolangun, Provinsi Jambi, melalui lagu Mandarin berjudul Jiayou Wuhan.

"Virus itu dingin, tetapi ada kehangatan dalam jiwa kemanusiaan. Selama masa sulit ini, Kota Wuhan dan China disemangati melalui media sosial oleh begitu banyak orang di seluruh penjuru dunia, termasuk polisi Indonesia. Lagu Jiayou Wuhan telah bergema di seluruh dunia," katanya.

Dalam sesi wawancara dengan salah satu media China versi Bahasa Indonesia, seorang anggota Polres Sarolangun bernama Hans menyumbangkan lagu untuk masyarakat China, khususnya Wuhan.

Di sela-sela menyanyikan lagu Mandarin berjudul Jiayou Wuhan, yang berarti Ayo, Semangat Wuhan itu, polisi asal Medan, Sumatera Utara, yang bernyanyi di halaman Mapolres Sarolangun tersebut juga menyelipkan doa berbahasa Indonesia.

"Sahabat-sahabatku, saudara-saudaraku yang ada di Wuhan. Kami selalu mendoakanmu dan kami juga selalu mendukung kiranya segala macam wabah penyakit segera dapat teratasi. Dan tetap semangat," ucap polisi itu dalam video berjudul Polisi RI Nyanyikan Lagu Jiayou Wuhan yang diunggah di Youtube oleh Nanyang Bridge Media.

Jubir Kemlu tidak menyangka seorang anggota kepolisian di Indonesia begitu menghayati lagu tersebut.

"Teman dari Indonesia ini tahu bahwa epidemi akan berlalu pada suatu hari. Dan ketika hari itu tiba, kami persilakan semua yang mendukung Wuhan dan China bisa mengunjungi kami, terutama Wuhan," ujar Hua.

Hua merasa surprised ketika mendengar bahwa Prof Huang Xiqiu, arsitektur Rumah Sakit Huoshenshan yang dibangun dalam tempo delapan hari untuk mengatasi wabah 2019-nCoV di Wuhan, itu ternyata kelahiran Jember, Jawa Timur, Indonesia.

Kemudian dia juga berharap persahabatan China-Indonesia akan semakin erat dan memberikan hasil yang lebih bermanfaat di masa-masa mendatang. (*)

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X