Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Nasional

Didampingi Dua Purnawirawan Jenderal TNI, Hendy Siswanto Blusukan ke Desa Kemiri

Nasional
17 Feb 2020
Didampingi Dua Purnawirawan Jenderal TNI, Hendy Siswanto Blusukan ke Desa Kemiri

hariansuara.com, Jember - Bakal calon bupati Jember Hendy Siswanto menyambangi Dusun Kantong, Desa Kemiri, Kecamatan Panti, Minggu (16/2/2020). Pada kunjungan kali ini ia didampingi oleh dua Purnawirawan Jenderal TNI, yakni Jenderal TNI (Purn) Djoko Subroto dan Jenderal TNI (Purn) Toni.

Dalam sambutannya, Djoko Subroto melontarkan pujian kepada Hendy Siswanto. Menurutnya, Hendy Siswanto merupakan sosok yang tepat untuk memimpin Jember lima tahun ke depan.

“Kita sama-sama berdoa kepada Alloh SWT agar diberikan pemimpin yang baik dan membawa kemajuan untuk Jember. Untuk itu, kita ajak keluarga yang sudah memiliki hak pilih agar memberi dukungan kepada Haji Hendy. Insya Alloh Haji Hendy merupakan orang yang tepat untuk memimpin dan membenahi Jember,” ujarnya.

Hendy Siswanto merasa terharu dan tersanjung dengan sambutan yang hangat dari para waraga Dusun Kantong. Juga tak lupa dengan dukungan dan didampingi oleh dua Purnawirawan Jenderal TNI.

“Saya tersanjung karena diapit oleh dua purnawirawan jenderal TNI. Juga dengan sambutan dan kesempatan yang telah diberikan kepada saya,” tuturnya.

Sebagai warga asli yang lahir dan hidup di Jember, Hendy Siswanto sangat mengetahui persoalaan yang dihadapi Jember. Dari mulai sektor pertanian, perekonomian, pembangunan, pendidikan, SILPA yang tinggi, jatah CPNS yang hilang, sampai tata kelola pemerintahan yang carut marut.

Padahal Jember memiliki sumber daya alam yang melimpah dan sumber daya manusia yang jumlahnya mencapai 2,4 juta. Hal itu merupakan modal besar yang sangat penting untuk membangun Jember menjadi lebih baik.

Menurut Hendy Siswanto, persoalan selanjutnya adalah komitmen pemerintah daerah untuk bekerja dengan baik. Selama ini pemerintah kabupaten lalai dan tidak memiliki semangat melayani kepada masyarakat.

“Untuk itu, saya mewakafkan diri untuk maju dalam kontestasi pilbup 2020 sebagai pelayan masyarakat. Jadi bukan kekuasaan dan kekayaan yang menjadi tujuan, tapi kesejahteraan melayani masyarakatlah yang utama,” ungkapnya.

Pada kesempatan yang sama, beberapa warga juga menyampaikan aspirasi mereka kepada Hendy Siswanto. Salah satunya mengenai nasib guru ngaji dan lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Jember yang kurang diperhatikan.

Mengenai hal itu, Hendy Siswanto mengaku sangat prihatin dan menaruh perhatian serius agar persoalan guru ngaji dan dunia pendidikan secara umum bisa segera diselesaikan dengan baik. Baginya menjadi sebuah kewajiban agar pemerintah daerah memperhatikan para guru ngaji dan dunia pendidikan.

“Persoalan guru ngaji dan dunia pendidikan secara umum itu adalah kewajiban pemerintah daerah. Saya sedih ketika mendengar guru ngaji dibayar murah. Karena mereka inilah yang memiliki peran besar dalam mempersiapkan generasi masa depan. Jika mereka tidak tenang saat mengajar, maka ilmu yang disampaikan tidak maksimal. Efeknya sangat besar dan harus segera diselesaikan. Begitu juga dengan persoalan sarana dan prasarana dunia pendidikan banyak yang rusak dan tidak layak,” jelasnya.

“Tapi, saya tidak bisa bekerja sendiri. Untuk itu saya mengajak bapak-ibu semuanya untuk bersama-sama membenahi Jember. Melalui sinergi dan kolaborasi antara pemerintah dan semua lapisan masyarakat maka akan tercipta akselerasi atau percepatan pembangunan dan peningkatan ekonomi serta sektor lainnya,” pungkasnya.(*)

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X
X