
hariansuara.com, Jakarta - KPAI mengapresiasi Walikota Solo, FX Hadi Rudyatmo yang menjadi Kepala Daerah pertama yang memutuskan melindungi anak-anak dari Corona dengan kebijakan meliburkan sekolah tanpa batas waktu, karena penetapan KLB Corona di kota Solo. Keputusan diambil pada Jumat (13/3/2020). Respon dan tindakan cepat pemerintah kota Solo sangat menguatkan perlindungan anak dan kepentingan terbaik bagi anak;
"KPAI juga mengapresiasi Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati yang juga meliburkan sekolah (TK s.d. SMP) menyusul keputusan Walikota Solo yang meliburkan sekolah, mengingat lokasi daerahnya sangat dekat dengan kota Solo. Berbeda dengan Solo, Kabupaten Sragen hanya meliburkan selama seminggu, " tutur Retno Listyarti, Komisioner KPAI bidang Pendidikan, Sabtu, (14/3/2020).
Dalam 1 minggu kedepan, seluruh sekolah diimbau untuk menyediakan hand sanitizer dan sabun cuci tangan. Selain itu, sekolah juga wajib menyediakan alat pemindai suhu tubuh, untuk memantau kondisi siswanya. Anggaran penyediaan semua itu tidak disebutkan apakah ditanggung APBD atau tidak. Jika sekolah tidak memiliki cukup anggaran, maka KPAI mendorong sekolah meminta para orangtua bergotong royong menyediakan sabun dan hand sanitizer untuk dikelas anak-anaknya.
KPAI juga mengapresiasi Gubenur DKI Jakarta, Anies Baswedan yang sudah melakukan persiapan antisipasi penyebaran Corona sejak Januari 2020, dan pada hari Sabtu ini (14/3/2020) yang juga memutuskan meliburkan sekolah (TK s.d. SMA/SMK) selama 2 minggu, bahkan menunda Ujian Nasional SMK yang semestinya berlangsung mulai Senin (16/3/2020). Pembelajaran akan dilakukan dengan metoda jarak jauh.
KPAI mendorong Pemprov DKI Jakarta untuk menyiapkan hand sanitizer dan sabun serta alat pendeksi suhu tubuh untuk semua sekolah di DKI Jakarta, agar saat siswa masuk kembali 2 minggu yang akan datang, pihak sekolah sudah menyiapkan pencegahan yang terukur. Karena berdasarkan pengawasan KPAI ke beberapa sekolah negeri di DKI Jakarta, tidak ada sabun di toilet, tidak ada hand sanitizer di ruang kelas dan tidak alat pengukur suhu tubuh di sekolah.(*)
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU