
hariansuara.com, Jakarta - Anggota Komisi IX DPR RI Obon Tabroni mengatakan, Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tidak akan efektif kalau masih ada perusahaan beroperasi. Ketika perusahaan tidak diliburkan, otomatis buruh akan keluar rumah untuk bekerja.
Menurutnya, saat ini sudah banyak buruh yang terdampak corona. Bahkan sudah ada yang meninggal dunia. "Supaya physical distancing efektif, maka pemerintah harus bersikap tegas dengan meliburkan pabrik-pabrik, seperti halnya meliburkan sekolahan," kata Obon Tabroni.
Obon menyoroti perusahaan otomotif. Khususnya yang produksi barang jadi. "Di beberapa negara pabrik otomotif sudah diliburkan. Misalnya Filiphina, Malaysia, dan Thailand. Tetapi di Indonesia masih jalan," tegasnya.
"Kalau produksi otomotif yang barang jadi masih beroperasi, maka vendor-vendor yang memproduksi sparepart juga tetap berjalan. Sebab kalau vendor berhenti, dia akan kena penalti, kata Obon.
Begitu pun dengan perusahaan elektronik, dan yang lainnya. Mereka Serikat satu sama lain, dimana vendor tidak bisa serta merta menghentikan produksi.
Pria yang juga menjabat sebagai Wakil Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) ini menambahkan, "Karena bukan keinginan buruh untuk libur, maka upah buruh selama diliburkan harus dibayarkan penuh."(*)
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU