
hariansuara.com, Jakarta - Surat laporan Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Nomor 4434/-1.772.1 yang ditandatangani Kepala Dinas Pendidikan Nahdiana pada Senin (20/4/2020) dalam rangka menindaklanjuti Instruksi Daerah Provinsi DKI Jakarta Nomor 29 Tahun 2020 tentang Penyediaan Akomodasi dan Fasilitas Pendukung Tenaga Kesehatan yang terlibat penanganan Covid-19 telah menunjuk 100 sekolah mulai dari jenjang Sekolah Dasar (SD), SMP dan SMA/SMK untuk menjadi lokasi sebagai tempat isolasi masyarakat untuk antisipasi jika dibutuhkan.
Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mengapresiasi langkah pemerintah provinsi DKI Jakarta dalam menyediakan alternatif tempat untuk orang dalam pemantauan (ODP) dan pasien dalam pengawasan (PDP) mengisolasi diri di sejumlah gedung sekolah di Ibukota apabila dibutuhkan jika angka kasus penularan Covid-19 semakin meningkat tajam.
Selain itu, SMK-SMK yang bergerak dibidang perhotelan dan tata boga juga dimanfaatkan ruang praktek perhotelannya untuk istirahat tenaga medis yang tempat bekerjanya dekat dengan SMK tersebut.
“Sebagai warga DKI Jakarta saya mengapresiasi Pemprov DKI Jakarta yang sudah berupaya mengantisipasi jika OPD dan PDP membludak, sehingga kemungkinan besar RS RS termasuk RSD Wisma atlet sudah tidak mampu menampung pasien, maka Pemprov sudah menyediakan alternatif tempat untuk OPD serta PDP dengan gejala ringan mengisolasi diri di gedung gedung sekolah tersebut”, ujar Retno Listyarti, Komisioner KPAI bidang Pendidikan, Rabu, (22/4/2020).
”Menurut saya ini langkah untuk berjaga-jaga kalau terjadi lonjakan drastis ODP dan PDP, belum tentu juga dipergunakan jika OPD dan PDP masih dapat diatasi RS atau dilakukan isolasi secara mandiri. Namun, jika ketentuan PSBB masih dilanggar dan masyarakat masih tidak disiplin mematuhi anjuran pemerintah, maka kemungkinan lonjakan kasus akan meningkat tajam di DKI Jakarta dan gedung-gedung sekolah yang sudah dipersiapkan tersebut dapat dipergunakan masyarakat”, lanjut Retno. (*)
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU