Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Nasional

Peretas dengan Akun @underthebreach Klaim Bobol 2,3 Juta Data WNI dari KPU

Nasional
22 May 2020
Peretas dengan Akun @underthebreach Klaim Bobol 2,3 Juta Data WNI dari KPU

hariansuara.com, Jakarta - Kabar mengejutkan disampaikan akun Twitter @underthebreach terkait dugaan 2,3 juta data pemilih warga negara Indonesia. Info dari akun @underthebreach itu disebut lebih 2 juta data itu diklaim diretas dan dijual ke pasar gelap.

Akun @underthebreach dikenal sebagai konsultan kenamaaan siber dari Israel. Akun ini juga pernah heboh terkait bocornya data pengguna e-commerce Tokopedia pada awal Mei 2020.

Dalam cuitannya, akun tersebut mengunggah foto ytangkapan layar dalam suatu forum peretas. Dari peretasannya itu ada data ID yang mencakup Nomor Induk Kependudukan (NIK).

"Aktor (peretas) membocorkan informasi 2.300.000 warga Indonesia. Data termasuk nama, alamat, nomor ID, tanggal lahir, dan lainnya," tulis akun @underthebreach dikutip Jumat, 22 Mei 2020.

Peretas menyebut data yang diretas mungkin bisa bermanfaat bagi yang ingin meregistrasikan nomor telepon menggunakan ID yang dijual. Peretas mengaku data yang diperoleh dalam format PDF dan dapat dari Komisi Pemilihan Umum.

Dia mengklaim pula sudah punya lebih 200 juta data rakyat Indonesia yang terancam diretas dan siap dibagikan.

"Saya mendapat lebih dari 200 juta data masyarakat Indonesia yang akan bisa dibagikan segera," tulis akun tersebut.

Pun, menyangkut isu ini, pihak KPU masih diam dan belum bisa merespons. Sejumlah anggota komisioner seperti Pramono Ubaid, Viryan sampai Ketua KPU Arief Budiman yang dikonfirmasi hariansuara.com melalui pesan singkat aplikasi WhatsApp belum membalas. (*) Ida/Lia

 

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X
X