Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Nasional

Fase New Normal di Pesantren, Pemprov Jatim Siapkan Empat Strategi

Nasional
02 Jun 2020
Fase New Normal di Pesantren, Pemprov Jatim Siapkan Empat Strategi

hariansuara.com, Jakarta - Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyiapkan empat solusi untuk menyambut tata kehidupan baru atau new normal di lingkungan pondok pesantren. Empat tawaran itu merujuk analisis swot yang disusun Dinas Pendidikan Pemprov Jatim.

Kesiapan ini sebagai cara untuk mencegah penularan virus Corona (Covid-19) di lingkungan pesantren mulai pertengahan Juni ini.

Kepala Dinas Pendidikan Jatim, Wahid Wahyudi mengatakan, empat strategi itu pertama, comparative advance. Artinya, melihat interaksi kekuatan dan kelemahan di mana solusinya santri kembali ke pesantren dengan menerapkan protokol kesehatan. Kedua, santri kembali ke pesantren secara bertahap.

Wahid melanjutkan yang ketiga yaitu menunda santri kembali hingga sarana dan prasarana protokol kesehatan. Lalu, keempat dengan menunda santri kembali ke pesantren hingga terjadi penurunan angka kasus Covid-19. 

"Maka, kepatuhan protokol kesehatan ini menjadi penting," kata Wahid kepada wartawan, Selasa, 2 Juni 2020.

Terkait itu, Pemprov Jatim juga sudah menerbitkan aturan enam protokol kesehatan sebagai panduan new normal di pesantren. Rinciannya, protokol kesehatan secara umum, protokol berkaitan penyediaan sarana dan prasarana.

Kemudian, protokol kesehatan bagi tenaga pengajar, protokol masuk pondok, protokol kesehatan bagi siswa atau santri dan protokol kesehatan santri ketika pulang. 

Pun, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Jatim Ahmad Zayadi menambahkan, pada prinsipnya pembukaan aktivitas pesantren diserahkan kepada masing-masing pesantren. 

"Terkait dengan pembukaan pesantren itu kewenangannya pengasuh pesantren, ashabul ma'ahid," ujarnya.(*) umi/zai 

 

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X
X