Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Nasional

Ibadah Haji 2020 Ditiadakan, Muhammadiyah: Langkah Tepat

Nasional
03 Jun 2020
Ibadah Haji 2020 Ditiadakan, Muhammadiyah: Langkah Tepat

hariansuara.com, Jakarta - Keputusan pemerintah meniadakan ibadah haji 1441 H dinilai sebagai langkah tepat. Sekretaris Umum Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah, Abdul Mu'ti mengatakan ibadah haji batal karena pandemi Corona secara syariah tidak melanggar.

Abdul menyampaikan kebijakan tersebut sudah benar karena secara syariah tak melanggar dengan merujuk syarat haji mampu secara ekonomi, kesehatan, mental, dan agama, serta aman selama perjalanan. 

"Secara undang-undang juga tidak melanggar. Dengan belum adanya keputusan Arab Saudi mengenai haji, sangat sulit bagi Pemerintah Indonesia untuk dapat menyelenggarakan ibadah haji tahun ini," kata Abdul dalam keterangannya yang dikutip hariansuara pada Rabu, 3 Juni 2020. 

Dia menjelaskan dari kebijakan ini ada beberapa konsekuensi. Pertama, antrean haji yang semakin panjang. Kedua, biaya haji yang sudah dikeluarkan oleh masyarakat dan mungkin dikelola oleh biro haji dan Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH). Lalu, ketiga terkait pertanggungjawaban dana APBN haji. 

Mu'ti menyampaikan agar umat Islam tetap tenang dan bisa memahami keputusan pemerintah.

"Keadaannya memang darurat. Semuanya hendaknya berdoa agar Covid 19 dapat segera diatasi," tutur Mu'ti.

Sebelumnya, pemerintah melalui Menteri Agama Fachrul Razi menyampaikan kebijakan tak memberangkatkan calon jemaah haji 2020. Hal ini merujuk Arab Saudi yang tak kunjung memberikan kejelasan. Pun, pembatalan haji ini berlaku untuk seluruh warga negara Indonesia.

"Pemerintah memutuskan tidak memberangkatkan jamaah haji pada 2020 atau tahun 1441 Hijriah," kata Fachrul dalam jumpa pers secara virtul, Selasa, 2 Juni 2020.

Fachrul mengatakan keputusan ini sudah berdasarkan dengan sejumlah pertimbangan. Pun, sampai sekarang Arab Saudi belum juga membuka akses bagi negara mana saja lantaran pandemi Corona (Covid-19).(*) zai/zai

 

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X
X