
hariansuara.com, Jakarta - Presiden Joko Widodo menyampaikan apresiasi kepada kalangan tenaga medis sampai jajaran Gugus Tugas Covid-19 yang sudah berjuang keras mengendalikan virus mematikan asal China tersebut.
Jokowi juga tak lupa mengapresiasi kinerja TNI-Polri yang sudah membantu dalam menekan angka penularan.
"Terima kasih kepada seluruh jajaran Gugus Tugas Covid-19, dari pusat sampai ke daerah, seluruh tenaga medis, personel Polri dan TNI untuk kerja keras penuh dedikasi dalam pengendalian Covid-19. Saya mengingatkan, tugas besar kita belum berakhir. Ancaman Covid-19 masih ada," tulis Jokowi di akun Twitternya, @jokowi yang dikutip hariansuara pada Kamis, 11 Juni 2020.
Jokowi bilang di tengah pandemi ini ada kebijakan yang memprioritaskan sektor tertentu untuk tetap berjalan. Namun, harus disertai kebijakan dan merujuk data fakta.
"Sektor ekonomi, sektor dengan penularan Covid yang rendah tapi memiliki dampak ekonomi yang tinggi, agar didahulukan," tutur Jokowi.
Dia menjelaskan upaya pemerintah yang menggaungkan tata kehidupan baru atau new normal harus dengan tahapan yang ketat dan hati-hati. Upaya ini agar bisa memenuhi harapan fase masyarakat yang produktif dan aman dari Corona.
"Terutama, prakondisi yang ketat berupa sosialisasi masif ke masyarakat mengenai sejumlah protokol kesehatan yang harus diikuti," ujar eks Wali Kota Solo itu.
Sebelumnya, pemerintah menyampaikan angka penambahan kasus positif Corona hingga per Rabu 10 Juni 2020. Dilaporkan tercatat rekor harian dengan penambahan sebanyak 1.241 kasus hingga total menjadi 34.316 orang.
Juru Bicara khusus pemerintah dalam percepatan dan penanganan Covid-19 Achmad Yurianto mengatakan spesimen Corona yang diperiksa ada 17.757 sampel jadi 446.918 sampel per Rabu, 10 Juni 2020.
"Jumlah positif bertambah menjadi 1.241 orang sehingga menjadi 34.316 orang," ujar Yurianto.(*) lia/lia
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU