Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Nasional

Positif Corona Lewati 50 Ribu Kasus, Jokowi: Ini Berbahaya

Nasional
26 Jun 2020
Positif Corona Lewati 50 Ribu Kasus, Jokowi: Ini Berbahaya

hariansuara.com, Jakarta - Kurva kasus Corona (Covid-19) di Tanah Air tercatat sudah mencapai 50.187 kasus per Kamis, 25 Juni 2020. Angka kasus positif ini memperlihatkan kenaikan terus menerus.

Presiden Joko Widodo pun merespons setelah data terbaru menyangkut kasus positif tembus 50 ribu lebih. Eks Wali Kota Solo itu bilang saat ini kondisi pandemi dirasakan Indonesia ersama 215 negara lain di dunia.

Dia mengingatkan agar masyarakat Indonesia jangan sampai memiliki perasaan kondisi saat ini normal dan seolah tak ada masalah.

"Jangan sampai ada yang masih memiliki perasaan bahwa kita sedang normal-normal saja sehingga ke mana-mana tidak pakai masker, lupa cuci tangan, masih berkerumun yang tidak perlu. Ini berbahaya," tulis Jokowi di akun Twitternya, @jokowi yang dikutip hariansuara pada Jumat, 26 Juni 2020.

Jokowi mengatakan sejumlah lembaga dunia sudah memprediksi pertumbuhan ekonomi global anjlok sepanjang tahun ini. Maka itu, pemulihan ekonomi yang dimulai dengan kebijakan kesehatan mesti hati-hati dan jadi prioritas.

"Maka itu, kebijakan kesehatan dan pemulihan ekonomi harus beriringan dengan penuh kehati-hatian," ujarnya.

Sebelumnya, Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto menyampaikan update data terbaru kasus positif Corona yang bertambah sampai per Kamis, 25 Juni 2020.

Dia mengatakan ada penambahan sebanyak 1.178 kasus dalam 24 jam terakhir hingga Kamis siang kemarin pukul 12.00 WIB.

Dengan penambahan itu, total kasus saat ini sudah melewati 50.000 pasien.

"Dari pemeriksaan hari ini, kasus positif 1.178, sehingga totalnya adalah 50.187," ujar Yurianto dalam konferensi pers dari Graha BNPB secara live streaming pada Kamis sore, 25 Juni 2020.

Dari peta sebarannya, ada lima provinsi dengan angka kasus Corona tinggi. Urutan pertama, ada Jawa Timur dengan jumlah terbanyak yaitu 247 kasus baru. 

Posisi dua ada DKI Jakarta dengan 196 kasus baru. Lalu, Sulawesi Selatan ada 103 kasus baru. Pun, Maluku Utara di posisi empat dengan 80 kasus. Kelima, ada Jawa Tengah dengan 78 kasus baru.(*) lia/umi

 

 

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X