Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Nasional

Menko Muhajir: 50 Persen Urusan Corona Selesai Jika Jatim Tertangani

Nasional
06 Jul 2020
Menko Muhajir: 50 Persen Urusan Corona Selesai Jika Jatim Tertangani

hariansuara.com, Jakarta - Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir Effendy menyampaikan upaya pemerintah pusat serius dalam menekan angka penularan Corona Covid-19. Saat ini, kasus tertinggi ada di Jawa Timur.

Dia bilang, jika Jatim tertangani, maka 50 persen kasus Corona nasional bisa selesai. Demikian disampaikan Muhadjir usai rapat koordinasi secara virtual bersama 50 rektor se Jatim di Surabaya, Minggu,5 Juli 2020.

Dalam kesempatan itu, Muhadjir didampingi Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto dan Ketua Gugus Tugas Covid-19 Doni Monardo. 

"Kalau Jatim tertangani dengan baik, kira-kira 50 persen urusan Covid-19 (nasional) bisa teratasi," kata Muhadjir, dalam keterangan resminya yang dikutip hariansuara pada Senin, 6 Juli 2020.

Dia menyampaikan saat ini pemerintah pusat berupaya dalam menekan kasus Corona di Jatim yang hingga kini tak kunjung turun. Beberapa ipaya itu antara lain menggerojok bantuan sekira dua ratus ribu tablet obat antivirus Avigan, ratusan ribu lembar masker, ratusan ribu Pcs alat pelindung diri, dan lainnya. 

Pun, terkait fasilitas untuk pelayanan kesehatan juga didukung. 

Untuk menopang perawatan pasien Corona, Pemeritah pusat bersama Pemprov Jatim sudah mengalihfungsikan sementara Hotel Grand Surabaya sebagai tempat isolasi. Disiapkan pula tempat istirahat tenaga kesehatan. 

"Insya Allah kami jadikan tempat istirahat tenaga kesehatan. Biar lebih nyaman. Melaksanakan tugas biar lebih fokus," ujarnya. 

Dalam rakor bersama 50 rektor se Jatim, Muhadjir berharap peran serta dunia kampus, negeri maupun swasta, dalam penanganan Corona. Toh demikian, kebangkitan ekonomi juga tetap perlu didorong yang limbung karena pandemi.

“Kita sedang berupaya bangun dari hibernasi ekonomi akibat pandemik,” kata Muhadjir. (*) ras/zai

 

 

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X