
hariansuara.com, Jember – Bakal calon bupati Jember Hendy Siswanto melakukan pertemuan dengan perwakilan buruh yang tergabung di Serikat Buruh Muslim Indonesia (Sarbumusi) Kabupaten Jember, Selasa (9/7) malam.
Disampaikan oleh para buruh permasalahan yang mereka hadapi selama ini. Di antaranya, upah yang belum layak dan tidak sepadan dengan beban kerja yang diberikan. Terlebih ketika memasuki masa pandemi Covid-19 sekarang ini. Banyak buruh atau pekerja yang di-PHK oleh perusahaan dan kini menjadi pengangguran.
Hendy Siswanto turut prihatin dengan kondisi para buruh saat ini. Ia menyebut saat ini dibutuhkan kebijakan strategis dari pemerintah daerah untuk melindungi para buruh di masa pandemi.
“Pemda wajib memberikan perlindungan, tidak hanya kepada buruh, tapi ke seluruh warganya. Karena yang terdampak akibat Covid-19 itu seluruh masyarakat Jember, di mana para buruh ada di dalamnya,” ujarnya.
Haji Hendy menilai lebih jauh, bahwa kesejahteraan buruh adalah suatu keharusan. Namun, ada satu hal yang juga sangat penting yaitu meningkatkan perekonomian di Jember.
“Bagaimana buruh bisa sejahtera, jika perekonomian di Jember jalan di tempat dan tidak mengalami pertumbuhan? Maka harus digenjot lagi ekonomi kita. Sehingga itu akan berdampak pada kesejahteraan buruh,” jelasnya.
Untuk itu, dibutuhkan ide-ide kreatif agar perekonomian di Jember meningkat. Pemimpin daerah harus mencari langkah strategis untuk jangka pendek dan jangka panjang.
“Masyarakat menunggu kebijakan yang tepat sasaran. Kita butuh ide-ide kreatif dan langkah strategis untuk melalui masa pandemi ini. Kemudian langkah ke depan untuk jangka panjang juga wajib diperhatikan. Jika pemimpin menjalankan tugasnya dengan baik dan tahu apa yang harus dilakukan, insyaalloh Jember bisa lebih baik lagi,” pungkasnya. (*) HSC/mel, Foto: Dok HSC
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU