
hariansuara.com, Jember – Di tengah kesibukannya bersiap hadapi Pilkada 20 dengan calon wakil bupatinya Gus Firjaun, H Hendy Siswanto masih tetap menjalankan perannya sebagai Ketua Umum Yayasan Pendidikan Moch. Sroedji. Minggu (19/7), ia memberikan pembekalan kepada mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Moch. Sroedji (UMS).
Dengan pengalamannya yang banyak di dunia kerja dan sektor usaha, Hendy Siswanto membagi penjelasan yang sangat bermanfaat kepada peserta didik. Dijelaskannya dengan bahasa yang mudah dicerna tentang kondisi riil masyarakat Jember dewasa ini. Hal itu berdasarkan hasil kunjungan yang dilakukannya selama kurun satu tahun terakhir.
“Adik-adik mahasiswa nanti akan menemui banyak masalah riil yang dihadapi masyarakat Jember. Saya harap Adik-adik bisa membantu memecahkan masalah yang ada. Tentunya harus dikomunikasikan dengan para dosen pembimbing. Keberhasilan memang tidak akan terlihat secara langsung. Tapi, perubahan di masyarakat akan terjadi secara pelan-pelan dan kontinyu. Itu lebih baik,” ujarnya.
Ia melanjutkan bahwa kegiatan KKN yang dilakukan rutin oleh UMS dan kampus lainnya tahun ini berbeda dari sebelumnya. Hal itu tak lepas dari terjadinya pandemi Covid-19 yang melanda seluruh dunia, termasuk Indonesia dan juga Jember.
Hendy Siswanto mengimbau para mahasiswa yang turun ke masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan—selalu memakai masker, sering cuci tangan dengan sabun di bawah air mengalir, dan menjaga jarak. “Adik-adik mahasiswa juga harus aktif memberi tahu masyarakat untuk selalu menjaga kebersihan dan memakai masker ketika beraktivitas di luar rumah,” jelas Hendy Siswanto, yang berharap melalui kegiatan KKN ini mahasiswa bisa mengimplementasikan apa yang dipelajari selama di kampus. Dengan demikian, masyarakat bisa mendapatkan manfaat dan terbantu dengan kehadiran para mahasiswa.
“Selain itu, ada hal lain yang perlu diperhatikan oleh kita semua, yaitu konsep link and match antara dunia pendidikan dengan masyarakat. Ilmu yang kita dapatkan di kampus bisa diterapkan dengan baik di masyarakat. Seperti bagaimana caranya meningkatkan perekonomian di tengah pandemi, ketahanan pangan, serta tata ruang di daerah perkotaan yang padat, persoalan sampah, dan lainnya,” pungkasnya. (*) HSC/umi, Foto: Dok HSC
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU