
hariansuara.com, Jakarta - Kasus Corona Covid-19 di Jakarta dalam dua pekan terakhir mengalami lonjakan karena ada klaster di area perkantoran. Gubernur DKI Anies Baswedan pun tak bosan mengingatkan agar warga Ibu Kota patuhi protokol kesehatan.
Anies menyampaikan salah satu perhatian Pemprov DKI adalah area pasar. Sebelumnya, area ini jadi klaster penularan Covid-19.
Menurutnya, pengawasan protokol di pasar sudah optimal. Maka itu, ia menilai kondisi pasar ini dengan adanya pengawasan relatif lebih aman.
"Kalau dibandingkan sebelumnya. Pasar sekarang relatif sudah aman. Kenapa? Karena ada pengawasan yang terus kami pantau," tutur Anies dalam video yang diunggah di akun YouTube Pemprov DKI dan dikutip hariansuara pada Senin, 27 Juli 2020.
Dia bilang dibanding sebulan lalu, kondisi pasar saat ini sudah memiliki pengawasan protokol. Contohnya, kata dia, melalui akses pintu masuk dan keluar dipantau dengan petugas yang disertai alat pendeteksi suhu tubuh, thermo gun. Pun, ada kewajiban dalam penggunaan masker.
Namun, jika memang kondisinya masih belum aman karena ada penularan maka akan dilakukan penutupan sementara.
“Sebenarnya sekarang sudah jauh lebih baik. Sekarang pintunya satu dan pengawasan maskernya ketat juga,” kata Anies di Jakarta pada Minggu, 26 Juli 2020.
Untuk diketahui, Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKPPI) mencatat sudah 1.251 pedagang terinfeksi Covid-19. Mereka berdagang di pasar tradisional yang berada di 211 pasar di kabupaten/kota dan 27 provinsi.
Dengan peningkatan itu, diketahui ada lonjakan tajam dibanding pekan sebelumnya. Untuk mengantisipasi itu, gempuran tes Corona seperti rapid test dan swab dilakukan secara terus menerus di pasar. (*) lia/lia FOTO: Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan @aniesbaswedan
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU