
hariansuara.com, Jakarta - Dunia medis di Tanah Air kembali berduka seteklah seorang dokter spesialis paru di Kota Medan meninggal dunia karena terinfeksi Corona Covid-19. Dokter tersebut adalah almarhum Andhika Kesuma Putra.
Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) menjelaskan dr Andhika meninggal dengan status terkonfirmasi positif Covid-19. Almarhum dalam tugasnya memang membantu dalam penanganan pasien virus berbahaya tersebut.
Pejabat Humas PB IDI, Abdul Halik Malik mengatakan, dr Andhika meninggal pada Sabtu, 1 Agustuus 2020 di Rumah Sakit Columbia Asia Medan sekitar pukul 11.05 WIB.
"Beliau meninggal setelah berjuang melawan Covid-19. Beliau memang membantu dalam pengobatan pasien Covid-19," kata Halik dalam keterangannya yang dikutip hariansuara pada Minggu, 2 Agustus 2020.
Halik menambahkan dengan meninggalnya dr Andhika maka PB IDI mencatat sudah 72 dokter yang meninggal karena Covid-19. Data 72 dokter itu sudah diperbaharui IDI.
"Merujuk ke catatan IDI, sudah ada 72 dokter yang dilaporkan meninggal," ujar Halik.
Sebelumnya, Ketua IDI Medan, dr Wijaya Juwarna Sp-THT-KL mengatakan, mendiang dr Andika adalah generasi emas dokter spesialis paru di Sumut. Ia mengucapkan turut duka cita atas meninggalnya dokter muda itu.
Dia mengenang dr Andika memang aktif membantu penanganan pasien COVID-19 di sejumlah rumah sakit.
"Dia juga menangani pasien COVID-19 langsung di RS Columbia Asia Medan, sempat juga di RS GL Tobing bergabung di Gugus Tugas. Jadi, hari-harinya memang merawat pasien COVID-19," jelas Wijaya. (*) roh/umi FOTO: Petugas Medis Rapid Test/ANTARA-Ari Bowo Sucipto
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU