Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Nasional

Dear Mahasiswa, Pemerintah Lagi Nego Nih soal Kuota Internet Murah

Nasional
04 Aug 2020
Dear Mahasiswa, Pemerintah Lagi Nego Nih soal Kuota Internet Murah

hariansuara.com, Jakarta - Pemerintah berupaya menyediakan layanan kuota internet murah untuk mahasiswa selama pembelajaran jarak jauh atau PJJ saat pandemi Corona Covid-19. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan atau Kemendikbud bernegosiasi dengan sejumlah provider seluler.

Upaya negosiasi dilakukan karena pelajar termasuk mahasiswa mempersoalkan beban kuota yang harus mereka tanggung untuk proses belajar tersebut.

Sekteraris Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kemdikbud, Paristiyanti Nurwadani, menjelaskan beberapa provider yang sedang dalam tahap negosiasi di antaranya Indosat dan Telkomsel. Ia bilang persoalan ini juga jadi tanggung jawab pemerintah terutama Kemendikbud.

"Besok kita akan ada kerja sama dengan Indosat. Kita juga akan memastikan ada potongan, di antaranya 30 Gigabyte per bulan hanya Rp50 ribu. Kemarin kan Rp50 ribu juga sebetulnya, tapi dia adanya kuota itu berkisar antara jam 7 malam sampai 2 pagi," kata Paris kepada wartawan di Gedung Kemendikbud, Jakarta Pusat, Senin 3 Agustus 2020.

Saat ini pihak Dikti tengah bernegosiasi agar kuota itu bisa dipakai kapan saja. Sementara itu, Mendikbud Nadiem Makarim juga sedang berdiskusi dengan Telkomsel dan akhirnya sudah didapatkan hasil negosiasi 1 Gigabyte Rp1.000 untuk mahasiswa.

"Kemudian hal yang sama dengan provider lain, semuanya memang ingin membukakan jam, karena biasanya jamnya murah itu pada saat orang sudah tidur, sementara mahasiswa kan kuliahnya pagi," ujar Paris.

Pun, pihak Dikti juga sudah berdiskusi dengan perwakilan mahasiswa. Hal ini untuk mengetahui secara pasti berapa kuota yang dibutuhkan saat proses PJJ. 

Ada kesepakatan mahasiswa hanya memerlukan sekitar 10-20 Gigabyte untuk kegiatan perkuliahan daring.

"Kalau nggak salah ya itu besok Pak Menteri akan bertemu dengan Pak Presiden dan kami sedang memohon mudah-mudahan ada bantuan untuk mahasiswa yang memang di-pulling dari kementerian ke para provider," ujarnya.(*) nis/stm           FOTO: Mahasiswa melakukan aksi teatrikal/ANTARA

 

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X
X