Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Nasional

Ceramah Kebangsaan IKANAS STAN Sambut 75 Tahun Dirgahayu Republik Indonesia

Nasional
06 Aug 2020
Ceramah Kebangsaan IKANAS STAN Sambut 75 Tahun Dirgahayu Republik Indonesia

hariansuara.com, Jakarta – Ketua Umum PP Muhammadiyah Prof. Dr. K.H. Haedar Nashir menjadi pembicara dalam webinar sambut Kemerdekaan Indonesia bersama anggota IKANAS STAN (Ikatan Keluarga Alumni Pendidikan Kedinasan Sekolah Tinggi Akuntansi Negara). Dalam materi yang bertemakan Peran Masyarakat Sipil Madani/Civil Society Organization Membantu Permasalahan Bangsa, ia menyakini kalau seperti dirinya, alumni STAN juga berkomitmen tinggi menjaga Pancasila sebagai pondasi bangsa dan dasar negara Indonesia. 

Karena begitu pentingnya, Pancasila dan cita-cita bangsa tercantum dalam Pembukaan UUD 1945. Itu sebabnya, Persyarikatan Muhammadiyah memiliki kewajiban moral dan sosial untuk aktif membantu mengatasi permasalahan bangsa. Salah satunya seperti yang dilakukan adalah memfasilitasi lebih dari 60 rumah sakit untuk merawat pasien Covid-19.

Pun, termasuk menyampaikan kritik membangun, berkiprah di bidang pendidikan, sosial, penguatan karakter dan ketakwaan, serta menjalin kerja sama dengan semua komponen bangsa. 

Helmy Yahya, Ketua DPP IKANAS STAN 2019-2022, menyuarakan hal senada. Alumni STAN dengan konsisten berkontribusi bagi Indonesia sesuai nilai-nilai Pancasila. Ada lebih dari 70 ribu alumni STAN yang mengabdi di sektor pemerintahan sebagai ASN (aparatur sipil negara) atau di luar pemerintahan. Tetapi pada hakikatnya, mereka semua mengabdi bagi bangsa Indonesia, serta bekerja sama dengan berbagai komponen bangsa, termasuk Persyarikatan Muhammadiyah.

“Kegiatan pada hari ini juga merupakan bagian dari rangkaian kegiatan dari IKANAS STAN untuk menyambut 75 tahun Kemerdekaan Republik Indonesia,” pungkas Helmy.

Pembicara lain Ketua Badan Pengurus LazisMu Pusat, Prof. Hilman Latief, M.A., Ph.D, menegaskan, organisasi sipil madani termasuk Persyarikatan Muhammadiyah dan IKANAS STAN juga bertugas membantu pemerintahan dalam menyelesaikan permasalahan bangsa.

“Kita bersama harus saling bahu membahu, seperti di bidang pendidikan, sosial, dan kesehatan,” ujar Prof Hilman menggarisbawahi bahwa ibadah qurban itu mampu mendukung ketahanan pangan nasional.

Prof. Hilman mengajak para alumni STAN aktif memperkuat masyarakat sipil madani dengan mengukuhkan akuntabilitas pengelolaan dana dan sumber daya yang dikelola, termasuk di LazisMu.

Diperlukan kerjasama lebih intensif sehingga masyarakat sipil madani bisa ikut mengawal masyarakat yang sangat rawan dan rentan dalam situasi krisis pandemi seperti ini, serta ikut memperkuat dan memperluas gerakan voluntary. (*) mae/mel,    Foto: Dok IKANAS STAN 

 

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X
X