
hariansuara.com, Jakarta - Dunia pers Tanah Air kehilangan salah satu tokohnya yakni Jakob Oetama. Pendiri Kompas Gramedia itu meninggal dunia di usia hampir 89 tahun di Rumah Sakit Mitra Keluarga Kelapa Gading, Jakarta, Rabu, 9 September 2020
Dikutip dari buku Syukur Tiada Akhir-Jejak Langkah Jakob Oetama, Kamis, 10 September 2020, nama Jakob identik dengan Harian Kompas. Bersama rekannya yang juga wartawan senior, Petrus Kanisius Ojong, Jakob mendirikan Harian Kompas pada 1965.
Sebelum Harian Kompas muncul, duet ini sempat bikin majalah bulanan Intisari yang fokus soal pengetahuan dan teknologi. Nah, berawal dari sini, cikal bakal Kompas Gramedia Grup dirintis.
Selama 60 tahun jadi wartawan, Jakob ternyata punya latar belakang menarik. Sebelum jalankan profesi jurnalis, pria kelahiran Jowaban-Magelang, 27 September 1931 itu sempat bekerja sebagai seorang guru di SMP Mardiyuwana, Cipanas, Jawa Barat dan SMP Van Lith di Jakarta.
Guru memang cita-cita awal Jakob sejak kecil selain jadi pastor. Profesi guru dikenal Jakob lantaran ayahnya, Raymundus Josef Sandiya seorang guru rakyat. Rupanya Jakob kecil ingin mengikuti jejak ayah yang diidolakannya.
Namun, bakat sebagai jurnalis sudah dimulainya sejak mengajar. Jakob juga bekerja sebagai redaktur Mingguan Penabur Jakarta.
Ia pun memantapkan pendidikan jurnalistik dengan kuliah di Perguruan Tinggi Publisistik, Jakarta (1959). Kemudian, lanjut mengambil Jurusan Publisistik Fakultas Ilmu Sosial dan Politik di Universitas Gajah Mada pada 1961.
Di awal pembentukan Harian Kompas, Jakob menjadi Ketua Editor Harian Kompas dan Pemimpin Umum/Redaksi Kompas. Sebelum wafat, ia menjabat Presiden Direktur Kelompok Kompas Gramedia.
Puncak kesuksesan Jakob lantaran Kompas berkembang menjadi grup media yang besar. Dengan tangan dinginnya, Kompas menjadi perusahaan media dengan lini cyber media dan televisi.
Tak hanya itu, Kompas juga punya bisnis lainnya di sektor non media. Misalnya kejelian Jakob dalam mengembangkan usaha toko buku, lembaga pendidikan, percetakan, radio, sampai hotel. (*) umi/lia FOTO: Jacob Oetama/Istimewa
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU