Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Nasional

Rawan Penularan, Pentingnya Kontestan Pilkada Terapkan Protokol Kesehatan

Nasional
15 Sep 2020
Rawan Penularan, Pentingnya Kontestan Pilkada Terapkan Protokol Kesehatan

hariansuara.com, Jakarta - Badan Pengawas Pemilu atau Bawaslu mencatat ada dugaan pelanggaran protokol kesehatan saat masa pendaftaran pilkada pada 4 sampai 6 September 2020. Dari catatan Bawaslu, ada 243 pelanggaran protokol kesehatan.

Dari data Bawaslu dan Satgas Penanganan COVID-19 yang dikutip Selasa, 15 September 2020, ada 75 orang bakal calon di 31 daerah yang belum serahkan hasil uji swab Polymerase chain reaction (PCR).

Terkait itu, Bawaslu juga sudah berkoordinasi dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU). Dari koordinasi, bakal pasangan calo yang melanggar dapat teguran.

Dari Kementerian Kesehatan mengingatkan ada 309 kabupaten/kota yang masuk dalam wilayah penyelenggaraan pilkada. Daerah-daerah itu masuk dalam peta zona risiko COVID-19. 

Dari 309 itu, ada 45 kabupaten/kota yang masuk zona merah. Data ini per Kamis, 10 September 2020.

Maka itu, untuk mencegah penularan COVID-19, bakal pasangan calon wajib terapkan protokol kesehatan secara ketat.

Para bakal pasangan calon diimbau menerapkan protokol kesehatan agar aman dari penularan COVID-19. Calon kontestan juga diimbau melakukan tes PCR.

Lalu, batasi pertemuan yang maksimal sebaiknya cukup dihadiri 50 orang. Kemudian, jangan melakukan kontak fisik selama proses seleksi.

Selain itu, harus melakukan jaga jarak selama 1 meter dan wajib terapkan protokol kesehatan.

Tak kalah penting yaitu para bakal paslon menggunakan media daring atau penyiaran untuk debat publik atau debat terbuka. (*) nis/zai         FOTO: simulasi pemungutan suara/KPU

 

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X
X