
hariansuara.com, Jakarta - Pemerintah mengklaim angka pasien sembuh lebih besar ketimbang kasus positif Corona Covid-19 di Tanah Air. Tren peningkatan merujuk data Satuan Tugas Penananganan Corona Covid-19 dalam dua pekan terakhir.
Demikian disampaikan Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan. Ia menyebut, angka kasus sembuh melonjak di Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.
Namun, saat ini, ia khawatir dengan sejumlah faktor yang bisa menambah angka kasus positif. Salah satunya, aksi demonstrasi di jalan yang menolak pengesahan UU Cipta Kerja.
Pun, ada lagi yaitu musim hujan yang bisa berpotensi banjir di sejumlah daerah sehingga berujung pengungsian. Menurut dia, jika pengungsian ini tak diatur dalam jaga jarak dan protokol kesehatan maka akan riskan.
“Selain musim hujan yang menurut BMKG ini Yang saya khawatirkan ini kan musim ujan 44% dari BMKG akan lebih parah dari kondisi normal. Kami juga sudah koordinasikam dengan setiap gunernur, kepala daerah, BMKG,” kata Luhut dikutip dari akun Youtube Indonesia Lawyesr Club, Rabu, 7 Oktober 2020.
Luhut cemas dengan maraknya aksi demonstrasi bisa yang berpotensi memunculkan klaster baru kasus Covid-19.
“Kedua, Demo-demo tadi. Pasti akan menimbulkan klaster baru. Jadi anda harus tanggungjawab kalau terlibat itu,” kata Luhut.
Kemudian, Luhut meminta agar kalangan buruh pekerja sampai mahasiswa bisa dialog bersama dengan pemerintah. Tak perlu turun ke jalan yang berpotensi memunculkan lainnya.
"Kami dari pemerintah sudah mencoba mengajak dialog perwakilan buruh dalam pembahasan UU. Semua harus berpikir jernih dalam UU ini," tutur Luhut. (*) roh/umi FOTO: Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Panjaitan/ANTARA
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU