Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Nasional

Jawa Timur Tak Lagi Zona Merah Corona, Khofifah: Kurva Melandai

Nasional
07 Oct 2020
Jawa Timur Tak Lagi Zona Merah Corona, Khofifah: Kurva Melandai

hariansuara.com, Surabaya - Kabar baik datang dari Jawa Timur dalam penanganan Corona Covid-19. Provinsi yang dimpimpin Gubernur Khofifah Indar Parawansa itu melaporkan kini Jatim bukan lagi zona merah Corona.

Data Satuan Tugas Covid-19 Nasional per Selasa 6 Oktober 2020, peta Jawa Timur sudah tak bergambar merah. Dari sebagian besar wilayah kabupaten/kota, Jatim berubah menjadi kuning dan oranye. 

Khofifah menyebut gencarnya operasi yustisi selama sebulan ini membuat penularan bisa ditekan. Ia menyebut data Satgas Penanganan Covid-19, total kasus positif yang terkonfirmasi ada 45.417 kasus hingga per Selasa, 6 Oktober 2020. 

Ia bilang dari jumlah itu, 38.980 pasien atau sekitar 85,8 persen sudah sembuh. Kemudian, 3.112 pasien atau 6,8 persen masih dirawat. Lalu, 3.325 atau 7,3 persen pasien meninggal dunia. 

Selain itu, dari sebaran zonasi, diketahui 28 daerah di Jatim sudah beralih dari zona merah ke oranye. Sementara 10 daerah berubah menjadi zona kuning. 

"Kurva kasus positif di Jatim cenderung melandai. Selain itu, Rate of Transmission (Rt) atau tingkat penularan telah di bawah angka 1 selama 14 hari," ujar Khofifah, dalam keterangannya yang dikutip Rabu, 7 Oktober 2020.

Dia mengatakan landai karena berdasarkan data per Senin, 5 Oktober 2020, Rt nya sudah 0.93. Dengan angka itu, kasus penyebaran kasus Corona relatif terkendali. 

Di samping itu, positivity rate Jatim sepekan ini menjadi 10 persen dari sebelum operasi yustisi 16 persen. Artinya, makin banyak yang dites, makin sedikit kasus yang ditemukan. (*) ras/stm       FOTO: Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa/ANTARA-Umarul Faruq

 

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X