Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Nasional

Bawaslu Monitor Ada 368 Pelanggaran Cuma 9 Hari Kampanye

Nasional
17 Oct 2020
Bawaslu Monitor Ada 368 Pelanggaran Cuma 9 Hari Kampanye

hariansuara.com, Jakarta - Badan Pengawas Pemilu atau Bawaslu terus memonitor perhelatan Pilkada 2020 termasuk saat kampanye. Masih banyak kontestan yang menggelar kampanye dengan sengaja mengumpulkan massa di tengah pandemi.

Ketua Bawaslu, Abhan menyampaikan kerumunan massa ini jelas melanggar protokol kesehatan yang sudah diatur KPU. Kata dia, pihaknya tak sanggup membubarkan kampanye yang dihadiri massa ribuan orang.

"Jujur, kita enggak sanggup bubarkan. Jumlah massa itu bisa ratusan dan ribuan. Nah, petugas kita di lapangan itu 5 sampai 7 orang. Tak seimbang untuk tertibkan," ujar Abhan, dalam diskusi daring yang dikutip hariansuara pada Sabtu, 17 Oktober 2020.

Abhan tak menampik perlu bantuan kepolisian, TNI, Satpol PP, untuk bubarkan kegiatan kampanye yang melanggar protokol. Ia mengkritisi, komitmen kontestan yang lemah untuk menggelar kampanye virtual.

"Kontestan masih belum kreatif, mereka mengandalkan kampanye lama dengan ketemu langsung. Padahal, ini sedang pandemi," tutur Abhan.

Pun, ia menyampaikan Bawaslu juga sudah menegur secara resmi para kandidat kepala daerah yang melanggar protokol saat kampanye. Ia melaporkan data terbaru Bawaslu terkait kampanye Pilkada 2020.

Ia merincikan data sejak 6-15 Oktober, diketahui ada 16.468 kegiatan kampanye dengan metode tatap muka kampanye terbatas. Tapi, dalam waktu 9 hari kampanye itu masih banyak pelanggaran. 

"Bawaslu temukan 368 kegiatan kampanye yang melanggar protokol kesehatan Covid-19. Pelanggaran ini terjadi di dua provinsi yakni Jambi dan Kalimantan Tengah, serta 78 kabupaten/kota lain," jelas Abhan.(*) roh/lia        FOTO: Ilustrasi kampanye damai Pilkada 2020/ANTARA

 

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X
X