Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Nasional

Islam Dihina, Jokowi Akhirnya Ikut Kecam Presiden Prancis Macron

Nasional
01 Nov 2020
Islam Dihina, Jokowi Akhirnya Ikut Kecam Presiden Prancis Macron

hariansuara.com, Jakarta - Presiden Joko Widodo akhirnya menyampaikan sikap terhadap sikap rasisme di Prancis karena penerbitan kartun Nabi Muhammad. Menurut Jokowi, ucapan Presiden Prancis, Emmanuel Macron sudah melukai perasaan umat Islam di seluruh dunia.

Pun, Jokowi juga menyoroti aksi teror di Nice, beberapa hari lalu.

"Indonesia juga mengecam keras pernyataan Presiden Prancis Emmanuel Macron yang menghina dan telah melukai perasaan umat Islam di seluruh dunia," demikian cuitan @jokowi di akun Twitternya, @jokowi yang dikutip Minggu, 1 November 2020,

Menurut Jokowi, pernyataan Macron bisa merusak kerukunan umat beragama. Padahal, saat ini dunia membutuhkan persatuan untuk menghadapi pandemi Covid-19.

"Pernyataan tersebut dapat memecah belah persatuan antarumat beragama, di saat dunia perlu bersatu menghadapi pandemi Covid-19," jelas Jokowi.

Pun, ia bilang dalih kebebasan berekspresi namun melukai perasaan umat agama lain bisa merusak kesakralan nilai agama.

"Kebebasan berekspresi yang menciderai kehormatan kesucian serta kesakralan nilai-nilai dan simbol agama tidak bisa dibenarkan dan harus dihentikan," jelas Jokowi.

Sebelumnya, Presiden Prancis Emmnuele Macron dikecam negara muslim dunia karena ucapannya yang menyudutkan Islam. Pernyataan Macron itu untuk membela pihak yang kembali menerbitkan kartun Nabi Muhammad dengan alasan kebebasan berekspresi.

Macron menyebut Islam saat ini sebagai krisis di dunia. Ucapan Macron itu menyulut emosi warga muslim dunia seperti di Pakistan, Maroko, Irak, hingga Iran. Patung Macron dan bendera Prancis dibakar. Seruan boikot produk Prancis meluas.(*) stm/stm       FOTO: Twitter @jokowi

 

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X