
hariansuara.com, Jakarta - Lembaga survei Populi Center merilis hasil riset terbarunya menyangkut tingkat kepuasan masyarakat terhadap pemerintahan Presiden Joko Widodo. Tingkat kepuasan yang disurvei terutama saat masa pandemi Covid-19.
Diketahui, dari survei itu tingkat kepuasan terhadap kinerja Presiden Jokowi disebut berada di angka 60,7 persen. Rinciannya, 53,2 persen puas dan 7,5 persen sangat puas.
Jika dibandingkan dengan survei sebelumnya, angka ini mengalami penurunan. Sebab, survei Populi pada November 2019, Jokowi masih mencatatkan angka 65,1 persen.
Sementara itu, masyarakat yang menilai tidak puas dengan kinerja Presiden sebesar 36,1 persen dengan rincian 33,3 persen tidak puas dan 2,8 persen sangat tidak puas. Secara perbandingan, angka ini diketahui naik dibanding survei sebelumnya yaitu 17,7 persen.
Penanganan Covid-19 dinilai jadi salah satu indikator menurunnya kinerja Jokowi. Artinya, masyarakat yang tak puas dengan pemerintahan Jokowi terus bertambah.
"Penurunan atas kepuasan kinerja Presiden Joko Widodo ini dipengaruhi dalam pengendalian pandemi Covid-19. Hal itu membuat kinerja pemerintahan Joko Widodo kurang optimal," kata peneliti Populi Center Nurul Fatin Afifah dalam keterangannya, Selasa 10 November 2020.
Adapun survei juga ada pertanyaan tentang kinerja Wakil Presiden Ma’ruf Amin. Dari survei, sebesar 39,0 persen masyarakat mengatakan puas.
Untuk masyarakat tidak puas tercatat 40,8 persen. Sementara, 10,9 persen mengatakan biasa saja, dan sebesar 9,3 persen mengatakan tidak tahu/tidak jawab.
"Meski demikian, secara statistik, sebenarnya tidak ada perbedaan signifikan antara jumlah masyarakat yang puas dengan tidak puas," ujar Nurul.
Survei Populi Center dilakukan pada 21-30 Oktober 2020 lalu. Metode yang dipakai yaitu wawancara tatap muka dengan besaran sampel 1.000 responden yang dipilih secara acak bertingkat atau multistage random sampling.
Pun, margin of error dalam survei ini sebesar 3,10 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen. (*) zai/umi FOTO: Presiden Jokowi/Twitter @jokowi
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU