Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Nasional

Mendagri Tito: Jangan Salah Pilih Paslon, karena Sesalnya 4-5 Tahun

Nasional
10 Nov 2020
Mendagri Tito: Jangan Salah Pilih Paslon, karena Sesalnya 4-5 Tahun

hariansuara.com, Jakarta - Menteri Dalam Negeri atau Mendagri Tito Karnavian menyampaikan momentum Pilkada 2020 sebagai perhelatan untuk memilih kepala daerah yang berkapasitas dalam menangani Covid-19. Selain itu, Tito bilang dengan pilkada tetap lanjut juga mencegah kekosongan jabatan kepala daerah.

Dia menekankan dengan adanya kepala daerah yang resmi dan dilantik maka bisa mendorong sinergitas pusat dan daerah secara serius dalam menangani pandemi Covid-19 ini.

"Pilkada 2020 penting sebagai kelanjutan sinergisitas antara daerah dengan pusat. Jadi, bukan hanya penting protokol Covid-19 untuk jagain Pilkada supaya tidak menular," ujar Tito, dalam webinar, Selasa, 10 November 2020.

Tito menekankan dengan Pilkada 2020 juga bisa memilih kepala daerah yang diharapkan menjaga eksistensi ekonomi suatu daerah saat menghadapi pandemi Covid-19. Maka itu, ia mendukung tema Covid-19 jadi salah satu yang disampaikan dalam materi debat Pilkada 2020.

Menurut dia, tema tersebut bisa membantu masyarakat memilih kepala daerah yang tepat karena visi dan misi yang dipaparkan bisa sejalan dengan masalah yang dihadapi. Tito yakin, tanpa penanganan Covid-19 yang pas, maka program yang lain tidak akan berjalan dengan baik. 

"Bagaimana hadapi persoalan ekonomi yang stagnan di daerah masing-masing karena ada pembatasan. Belum lagi banyak restoran tutup, hotel-hotel yang terdampak, turis wisata yang terdampak, pabrik-pabrik yang ada PHK, dan lain-lain," ujarnya.

Selain itu, Tito mengajak seluruh masyarakat dan pihak-pihak terkait agar disiplin menerapkan protokol kesehatan. Ia juga mengimbau masyarakat agar saling mengingatkan satu dengan yang lain.

Eks Kapolri itu juga meminta masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya sesuai hati nurani. Sebab, hak pilih penting untuk menentukan nasib daerah lima tahun ke depan.

"Mulai saat ini kita juga harus mulai mengajak meyakinkan masyarakat untuk datang menggunakan hak pilihnya tanggal 9 Desember, kenapa? Jangan sampai salah pilih, kalau salah pilih menyesalnya 4 sampai 5 tahun," ujar dia.(*) ras/zai        FOTO: Mendagri Tito Karnavian/Dok. Puspen Kemendagri

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X