Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Nasional

Innalilahi, Sudah 168 Dokter yang Meninggal karena Covid-19

Nasional
12 Nov 2020
Innalilahi, Sudah 168 Dokter yang Meninggal karena Covid-19

hariansuara.com, Jakarta - Ikatan Dokter Indonesia (IDI) melaporkan data terbaru terkait petugas medis yang meninggal dunia karena tertular virus Corona Covid-19. Data ini sejak Maret 2020 sampai November 2020.

Dari data itu diketahui terdapat 282 petugas medis dan kesehatan wafat karena virus berbahaya asal China itu.

Rinciannya, 159 dokter dan 9 dokter gigi, serta 114 perawat. 

Dokter masih jadi tenaga medis yang terbanyak merenggang nyawa karena Covid-19. Tertinggi sepanjang Agustus 2020 dengan tingkat kematian mencapai 32 orang. 

Adapun daftar dokter yang wafat tersebut terdiri dari 84 dokter umum (4 guru besar). Lalu, 73 dokter spesialis (6 guru besar), serta 2 residen yang berasal dari 20 IDI Wilayah (provinsi), dan 71 IDI Cabang (Kota/Kabupaten). 

Kemudian, merujuk data provinsi, Jawa Timur sejauh ini adaah tertinggi 36 dokter. Selanjutnya, di bawahnya da DKI Jakarta 26 dokter, Sumatera Utara 24 dokter.

Setelah itu, Jawa Barat 12 dokter, Jawa Tengah 11, Sulawesi Selatan 7, Bali 5, Aceh 5, Banten 6, Kalimantan Timur 5, dan Riau 4 dokter. 

Lalu, ada juga Kalimantan Selatan 4 dokter, Sumatera Selatan 3, Kepulauan Riau 3, DI Yogyakarta 2, Nusa Tenggara Barat 2, Sulawesi Utara 2, dan Papua Barat 1 dokter, Sumatera Barat 1, Bengkulu 1, dan masih ada satu dokter menunggu verifikasi.

Ketua Tim Mitigasi IDI, Dr Adib Khumaidi, SpOT, menjelaskan dengan kondisi masih pandemi berkepanjangan, maka para petugas medis dan kesehatan adalah pahlawan. 

Menurutnya, sebagai garda terdepan, tim medis yang paling rentan terkena virus tersebut.

"Mereka berani dan kuat pada saat ketakutan. Mereka muncul setiap hari untuk melawan virus corona, bahkan seringkali dengan membahayakan kesehatan mereka dan keluarga," ujarnya Dr Adib Khumaidi dalam keterangan tertulis, Kamis 12 November 2020. 

dokter Adib pun terus mengingatkan agar masyarakat aktif mematuhi protokol kesehatan dan memberikan dukungan moral dan mental. 

"Dan kami juga berharap, pemerintah turut mengapresiasi pengorbanan setiap tenaga medis dan kesehatan yang terlibat dalam penanganan COVID-19 ini dengan memberikan jaminan kesehatan dan kesejahteraan dari negara," kata dia. (*)  lia/lia    FOTO: Uji klinis vaksin Covid-19/IST

 

 

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X