Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Nasional

Per Akhir November 2020, IAIN Jember Berubah Jadi UIN KH Ahmad Shiddiq

Nasional
15 Nov 2020
Per Akhir November 2020, IAIN Jember Berubah Jadi UIN KH Ahmad Shiddiq

hariansuara.com, Jember - Kabar gembira disyukuri oleh segenap civitas akademika Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Jember. Per akhir November 2020, IAIN Jember berubah nama dan status menjadi Universitas Islam Negeri KH Ahmad Shiddiq (UIN KHAS) Jember. 

Ketetapan ini ditandai dengan perolehan persetujuan dari Presiden RI Joko Widodo berupa surat yang ditandatangani oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno kepada Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) tertanggal 12 November 2020 dengan nomor surat B-852/M.Sesneg/D.1/HK.03.01/11/2020.

Disebutkan dalam surat tersebut, Presiden RI menyetujui permohonan izin atas prakarsa penyusunan Rancangan Peraturan Presiden (RPerpres) tentang UIN. Surat ini diserahkan oleh Asisten Deputi Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Hanung Cahyono, dan Wakil Menteri Agama RI Zainud Tauhid Sa'adi, kepada Rektor Prof Babun Suharto di Jakarta (14/11/2020). 

“Kami bersyukur prosesnya cepat. Ada sembilan IAIN mendapat prioritas beralih status menjadi UIN, di mana IAIN Jember mendapatkan nilai skor tertinggi, diikuti IAIN Surakarta, IAIN Tulungagung, IAIN Purwokerto, IAIN Ambon, IAIN Bengkulu, IAIN Samarinda, IAIN Palu, dan IAIN Sultan Amai Gorontalo," ujar Prof Babun, yang juga Ketua Forum Pimpinan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) se-Indonesia.

Sebagai persyaratan untuk transformasi kelembagaan menuju UIN, di antaranya mesti menambah luas kampus. “Kami bersyukur, Alhamdulillah,  mendapatkan hibah tanah seluas 50 hektar dari Bupati Lumajang. Ke depan, kami akan mengembangkan sejumlah fakultas di sana," ujar Prof Babun.

Seluruh jajaran pimpinan civitas akademika saling mengisi, memenuhi persyaratan yang diminta, yaitu tentang keunggulan sumber daya manusia, perangkat kelembagaan, penguatan lembaga riset dan kajian, serta pengembangan sarana pembangunan fisik seiring dengan bertambahnya animo masyarakat untuk melanjutkan studi di IAIN Jember.” 

Untuk penggunaan nama KH Ahmad Shiddiq di Universitas Islam Negeri ini, jelas Prof Babun, telah beroleh persetujuan dari Muhammad Balya Firjaun Barlaman (Gus Firjaun), putra dari pahlawan nasional dan Rais Aam PB Nahdlatul Ulama tersebut. Diketahui, Gus Firjaun adalah calon wakil bupati Jember yang berpasangan dengan calon bupati nomor urut 2, Haji Hendy Siswanto, di Pilkada 2020, 9 Desember nanti.

Ke depan, UIN akan menambah fakultas lainnya dari yang sudah ada saat ini, yakni Strata 1 ada lima fakultas dengan 27 program studi, Strata 2 (program pascasarjana) delapan program studi, dan Strata 3 (program doktoral) sebanyak dua program studi. (*) roh/mel   Foto: IST

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X