
hariansuara.com, Jakarta - Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Doni Monardo meminta agar semua elemen masyarakat taat menjalankan protokol kesehatan Covid-19. Ia mengingatkan agar jangan membuat acara kerumunan dan berpotensi jadi klaster baru.
Doni mencontohkan acara kerumunan orang dalam jumlah banyak, seperti yang terjadi di Petamburan, Jakarta Barat pada Sabtu 14 November 2020. Kata dia, acara itu tak pernah dapat izin dari Pemprov DKI Jakarta.
Ia menyampaikan demikian karena merujuk informasi dari pihak Balai Kota DKI Jakarta.
"Ini agar tolong diperhatikan bersama-sama. Patuhi protokol kesehatan dengan benar, jangan buat kerumunan. Pemerintah Provinsi DKI juga yang kami tahu tak pernah mengizinkan. Jadi saya ulangi, Pemerintah DKI tidak pernah mengizinkan," ujar Doni dalam akun Youtube BNPB dikutip hariansuara pada Senin, 16 November 2020.
Doni menjelaskan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan juga sudah mengeluarkan surat larangan kegiatan yang menimbulkan kerumunan selama masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi. Sikap Anies juga senada dengan jajarannya termasuk Wali Kota Jakarta Pusat.
Dia mengatakan hal itu agar publik juga tak salah persepsi dalam persoalan ini.
"Pak Anies, Gubernur DKI juga sudah bersikap melalui Walikota Jakarta Pusat. Ya, sekali lagi, supaya tidak terjadi kekeliruan dalam pemberitaan, bahwa Pemerintah DKI Jakarta dari awal tidak memberikan izin ya," jelas Doni yang juga kepala BNPB tersebut.
Kemudian, ia menegaskan Satgas Penanganan Covid-19 DKI Jakarta, juga memberikan sanksi tegas dan tidak pandang bulu terhadap para pelanggar peraturan protokol kesehatan tersebut.
Pun, sanksi sudah diberikan kepada 17 orang berupa denda sebesar 1,5 juga rupiah. Selain itu, sanksi fisik juga diberikan kepada 19 orang yang melanggar protokol kesehatan pada kegiatan di Petamburan.
"Kami memberikan apresiasi kepada tim Satgas DKI, yang juga tidak pandang bulu terhadap mereka yang melakukan pelanggaran terhadap protokol kesehatan," jelas Doni.
Doni menambahkan pentingnya masyarakat meningkatkan kehati-hatiannya di tengah pandemi. Sebab, angka virus Covid-19 di Tanah Air masih tinggi.
Menurutnya, yang mudah dilakukan agar terhindar dari penularan adalah dengan mempraktikan 3M yaitu memakai masker, menjaga jarak dan jauhi kerumunan, serta mencuci tangan pakai sabun.(*) roh/stm FOTO: Doni Monardo/Dok. BNPB
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU