Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Nasional

Bantu Uang Kuliah Mahasiswa, Pemerintah Siap Kucurkan Rp1 Triliun

Nasional
25 Nov 2020
Bantu Uang Kuliah Mahasiswa, Pemerintah Siap Kucurkan Rp1 Triliun

hariansuara.com, Jakarta - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim menyampaikan pemerintah saat ini tengah menyiapkan pemberian insentif bantuan untuk orang tua yang kesulitan membayar iuran kuliah anaknya di perguruan tinggi. Nominal yang disiapkan pemerintah sebesar Rp1 triliun.

Nadiem mengatakan, bantuan insentif Rp 1 triliun masuk program Uang Kuliah Tunggal (UKT). Nantinya, kata dia, bantuan ini diproyeksikan kepada 419.605 mahasiswa yang terdampak Covid-19.

Menurut dia, bantuan ini sebagian besar memang untuk perguruan tinggi swasta. Upaya ini agar kampus-kampus swasta tidak ditutup, karena tidak ada mahasiswa yang kembali ke kampus.

Dengan bantuan ini nanti otoritas kampus bisa menerapkan kebijakan pembiayaan kuliah yang dicicil. 

"Agar perguruan tinggi bisa menunda atau menyediakan pencicilan, dan berbagai relaksasi UKT," kata Nadiem dalam keterangannya, Rabu, 25 November 2020.

Nadiem menyampaikan, bantuan itu juga akan diberikan kepada sekolah swasta dalam bentuk bantuan operasional sekolah (BOS), afirmasi dan kinerja. Sebelumnya program itu tak mencakup sekolah swasta. 

"Setelah itu kami juga mendengar banyak tantangan dari orang tua murid, banyak yang punya 3 anak, dan harus keluar biaya untuk kuota begitu besar untuk bisa melakukan zoom call atau video call setiap hari, membagi datanya melalui WA," ujar Nadiem.

Kemudian, ia menambahkan bahwa dana BOS juga akan mengalami relaksasi. Namun, ke depannya dana yang akan dikelola tak menetapkan satu limit tertentu. Program ini agar bisa bermanfaat kepada guru-guru honorer. 

Dia mengatakan guru honorer perlu diperhatikan karena masih banyak tenaga pendidik honor hanya Rp100-Rp300 ribu per hari. Menurutnya, nominal itu belum layak untuk kebutuhan pembelajaran jarak jaruh atau PJJ.

"Agar semua kepada sekolah bisa menggunakannya untuk membantu para guru honorer dan mempersiapkan kebutuhan apa pun kebutuhan PJJ," kata eks Bos Gojek tersebut.(*) stm/umi      FOTO: Mendikbud Nadiem Makarim/IST

 

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X