
hariansuara.com, Jakarta - Kebrutalan kelompok teroris Mujahidin Indonesia Timur (MIT) pimpinan Ali Kalora kembali mencuat. Aksi mereka secara sadis membunuh empat warga di Sigi, Sulawesi Tengah.
Presiden Jokowi pun merespons kebrutalan kelompok Ali Kalora tersebut. Ia menguruk keras aksi biadab itu yang dinilainya bertujuan memprovokasi.
"Saya mengutuk keras tindakan teror di luar batas kemanusiaan yang terjadi di Sigi, Sulawesi Tengah. Tindakan biadab itu jelas bertujuan untuk provokasi dan merusak persatuan dan kerukunan di antara warga bangsa," tulis Jokowi di akun Twitternya, @jokowi yang dikutip hariansuara, Selasa, 1 Desember 2020.
Jokowi mengatakan sudah menginstruksikan Kapolri Idham Azis untuk bergerak cepat memburu Ali Kalora Cs. Ia menekankan, Satgas Tinombala harus memburu kelompok radikal aneh itu sampai ke akar-akarnya.
"Saya telah memerintahkan Kapolri untuk mengusut tuntas jaringan pelaku teror itu hingga ke akar-akarnya," tutur Jokowi.
Dalam kesempatan tersebut, Jokowi juga bahwa pemerintah menaruh perhatian terkait peristiwa di Sigi. Ia berharap agar keluarga korban keganasan Ali Kalora bisa sabar.
Kata dia, saat ini harusnya semua elemen masyarakat bisa bersatu melawan terorisme.
"Pada kesempatan ini saya menyampaikan dukacita mendalam bagi keluarga korban. Pemerintah akan memberikan santunan bagi keluarga mereka yang ditinggalkan," tambah Jokowi.
Empat warga Desa Lembontonga, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah dilaporkan dibunuh secara sadis oleh kelompok teroris MIT pimpinan Ali Kalora. Empat korban dieksekusi dengan sadis yaitu dipenggal kepalanya.
Aksi biadab itu terjadi sekitar pukul 09.00 WITA di di Dusun ST 2 Lewono. Saat itu, Ali Kalora Cs sebelumnya sempat menyandera empat korban.(*) ras/zai FOTO: Presiden Jokowi/Twitter Jokowi
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU