
hariansuara.com, Jakarta - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil membuat gebrakan dengan menggandeng Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) terkait kasus Covid-19. Pria yang akrab disapa Emil itu apresiasi LIPI bikin gelang pelacak untuk orang yang terpapar Covid-19.
Emil menjelaskan dalam kerumunan massa tak diketahui pasien yang terdeteksi Covid-19. Hal ini yang membuat penularan terus terjadi.
Menurut dia, karya LIPI ini sebagai inovasi positif di tengah pandemi Covid-19. Ia mengatakan gelang ini bisa mendeteksi pasien Covid-19 namun bandel tetap keluar dari tempar karantina.
"Ini inovasi LIPI yang bisa men-tracking orang-orang yang dikarantina. Jadi, kalau dia tidak disiplin keluar dari tempat karantinanya, maka sistem komputer di tim akan mencatat dan bisa ditegur, diberi sanksi sesuai peraturan," ujar Emil dikutip dari Youtube, Selasa, 8 Desember 2020.
Dia khawatir karena masih banyak warga termasuk pasien yang positif Covid-19 tak paham dengan protokol kesehatan. Apalagi, wilayah Jawa Barat masih terjadi lonjakan kasus positif Covid-19.
"Selama ini kan kita tidak mengetahui kalau ada yang sedang karantina tiba-tiba mereka keluar rumah atau empatn isolasi karena mau jalan-jalan. Ini bahaya," jelas eks Wali Kota Bandung itu.
Kemudian, Emil menyampaikan pentingnya menerapkan protokol kesehatan di tengah pandemi yang berlangsung. Melakukan 3M yaitu memakai masker, menjaga jarak dan jauhi kerumunan serta mencuci tangan pakai sabun sebagai aktivitas rutin. (*) ras/zai FOTO: Gubernur Jabar Ridwan Kamil (kiri)/Twitter @ridwankamil
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU