
hariansuara.com, Jakarta - Kabar duka datang dari kekuarga Nahdliyin. Pendiri dan pimpinan Pondok Pesantren Asshiddiqiyah, KH. Noer Muhammad Iskandar meninggal dunia pada Minggu kemarin, 13 Desember 2020. Almarhum meninggal pada sekitar pukul 13.41 WIB.
Dikutip dari akun Twitter @Generasi_MudaNU, Senin, 14 Desember 2020, Generasi Muda NU juga mengabarkan informasi duka cita tersebut.
"Inna Lillahi Wa Inna Ilaihi Roji'un. Keluarga Besar Generasi Muda NU turut berduka atas wafatnya Dr.KH. Noer Muhammad Iskandar. SQ. Lahul Fatihah," demikian tulis akun tersebut.
Pun, merujuk laman NU Online, kabar duka tersebut juga dibenarkan. Para Nahdliyin mendoakan almarhum husnul khotimah.
"Mohon maaf segala kesalahan murabbi ruuhina abah kh. Noer Muhammad Iskandar SQ telah kembali kepada Allah swt pukul 13:41 siang ini beliau ahli surga husnul khatimah insyaallah," demikian isi dari laman NU.
Almarhum KH Noer M Iskandar dikenal sebagai salah seorang penceramah. Seringkali pria kelahiran Banyuwangangi, Jawa Timur itu tampil di layar televisi nasional.
Noer lahir di Sumber Beras, Banyuwangi, 5 Juli 1955. Dalam riwayatnya, almarhum juga pernah mendirikan yayasan Al Muchlisin di Pluit, Jakarta Utara.
Pada 1983, Noer mulai merintis untuk mendirikan Pondok Pesantren Asshidiqiyah. Dari ini, namanya mencuat sebagai salah satu penceramah. Ia juga dikenal dekat dengan Presiden RI ke-4, Abdurrahman Wahid atau Gus Dur.(*) lia/stm FOTO: Informasi KH Noer M Iskandar meninggal/Twitter @Generasi_MudaNU
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU