
hariansuara.com, Jakarta - Masyarakat Indonesia dalam waktu dekat akan menjalani aktivitas liburan menyambut Natal dan Tahun Baru 2021. Polisi sudah mengantisipasi potensi kemacetan arus lalu lintas saat liburan nanti.
Kepala Bagian Operasi Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri, Kombes Rudy Antariksawan menjelaskan pihaknya sudah memprakirakan kemacetan akibat liburan natal dan akhir tahun.
Rudy mengatakan, puncak kemacetan akan terjadi dua hari jelang libur Natal dan Tahun Baru 2021. Maka itu, Rudy menyebut pihaknya sudah melakukan sejumlah rekayasa pengalihan arus lalu lintas.
Dia berharap dengan rekayasa arus lalin ini akan meredam kemacetan. Salah satunya di beberapa ruas jalan Tol Jakarta Cikampek hingga jalur Puncak Pass.
"Puncak mudik libur Natal tanggal 23 dan 24 Desember 2020. Kedua, puncak mudik libur tahun baru yaitu tanggal 30 dan 31 Desember," jelas Rudy, dalam keterangannya, Kamis, 17 Desember 2020.
Dengan demikian, ia mengatakan polisi bersama petugas lainnya sudah siap mengantisipasi titik kemacetan di beberapa wilayah. Ia menyebut jalur menuju Jawa Tengah kemungkinan jadi sasaran pemudik kali ini.
"Dari informasi yang kami terima dan sudah dikaji itu peluang kemacetan ada di antara KM 47 dan 65. Karena bangkitan kendaraan dari Jabodetabek mayoritas ke wilayah Jateng," ujar Rudy.
Selain itu, ia juga sudah berkoordinasi dengan pihak pengelola tol seperti Jasa Marga agar melarang operasional truk. Hal ini sebagai cara lain untuk menekan kemacetan.
"Kami juga sudah koordinasi. Dalam waktu dekat akan ada aturan yang diteken bapak Kakorlantas," sebutnya.
Meski demikian, ia berharap masyarakat bisa bijak dalam mengisi waktu luang liburan. Jangan sampai pandemi Covid-19 saat liburan ini justru jadi klaster baru.(*) ras/lia FOTO: Ilustrasi antrean macet di Pelabuhan Merak/ANTARA
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU