
hariansuara.com, Jakarta - Stasiun kereta, sebagaimana halnya terminal bus, bandara, dan pelabuhan, menjadi prioritas pemerintah dalam menekan penyebaran COVID-19. Sebab di sanalah, tempat publik dengan mobilitas dan interaksi antarmanusia begitu tinggi.
Untuk itulah, Pemerintah membuka layanan vaksinasi di sana, seperti di Stasiun Bogor, Jawa Barat yang dikunjungi Presiden Joko Widodo Sabtu (19/6/2021) lalu. Vaksinasi massal COVID-19 ini diberikan kepada pengguna kereta hingga warga sekitar. Vaksin menggunakan vaksin AstraZeneca. Inilah cara untuk memutus rantai penyebaran COVID-19.
PT Kereta Api Indonesia (KAI) pun proaktif melakukan tindak penccegahan penyebaran COVID-19. Bersama PT KAI Commuter, mulai hari ini selama seminggu ke depan, 21-27 Juni, melakukan pemeriksaan acak COVID-19 bagi calon penumpang KRL.
Tidak semua stasiun KRL menggelar pemeriksaan tersebut. Beberapa stasiun dengan volume penumpang yang tinggi jadi tempat dilaksanakan tes antigen ini: Stasiun Bogor, Bekasi, Cikarang, Tangerang, Manggarai, dan Tanah Abang.
Sebelum membeli karsis maupun tapping kartu di pintu masuk (bagi pemilik abunemen kereta api), penumpang diminta tes antigen COVID-19 dulu.
Bila hasil tes negatif COVID-19, calon penumpang diperbolehkan melanjutkan perjalanan. Sedangkan yang hasil tesnya positif tidak diizinkan naik KRL. Data dilaporkan ke Satgas COVID-19 setempat.
Bagi Anda pengguna KRL, bersiaplah! Sikap kooperatif dari Anda dan semua pihak akan bermakna dalam perjuangan bersama mencegah penyebaran COVID-19. (*) Melia Hapsarani/Sayuti Foto: IST
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU