
hariansuara.com, Jakarta - Sabtu belum lama untuk kali pertamanya tim Boccia Indonesia bertandang ke negeri tetangga, Malaysia. Laga persahatan ini merupakan hal yang teramat istimewa. Sebuah perjalanan "from the Heart" dimana timnas Boccia Indonesia dipresiasi dengan sambutan yang luar biasa.
Pertandingan Boccia yang digelar 7 April di Kompleks Kecemerlangan Sukan Paralimpik, Jalan Perwira, Kampung Pandan, terwujud atas support mereka yang peduli dengan eksistensi tim Boccia Indonesia. Natalia Tjahja, Pendiri Yayasan Maria Monique Lastwish dan Sahabat Boccia, berkata ,"Ini semua atas support dan ketulusan hati Presiden National Paralympic Committee (NPC) Indonesia Senny Marbun."
Baca juga: Timnas Boccia Indonesia Jalani Ekshibisi di Kuala Lumpur
"Saya sangat appreciate team NPC Indonesia yang penuh kekompakan dan satu hati dengan teman Boccia yang mana saya rasakan seperti keluarga sendiri. Tak terkecuali untuk seseorang yang hatinya luar biasa, Mohd Safrushahar Yusoff (Kepala Paralimpik Majelis Sukan Negara) atas dukungannya untuk acara ini" ujarnya kepada hariansuara.com.

Pertandingan persahabatan spesial ini, timnas Boccia Indonesia yang menurunkan atlet Bintang, Vany, Rizky, Afrizal dan Fendy berhasil mendapatkan medali buat Indonesia. Sebuah kebanggaan tersendiri, dr Ferry Kusnanto, Manager timnas Boccia Indonesia, pun berujar, "Atlet kita mendapatkan apresiasi dari official Malaysia, karena baru berlatih 3 bulan saja sudah berhasil mendapatkan hasil dengan baik."
Salutnya, tim Boccia ini pertama keluar negeri dan ada juga dari mereka yang pertama kali naik pesawat. Sigit Hartanto, pelatih tim Boccia Indonesia, mengatakan salah satu kunci keberhasilan kita adalah sabar dalam di segala hal dan terus memotivasi mereka agar terus semangat.
Baca juga: Indonesia Siapkan Tim Nasional Boccia di Ajang APG 2018
Ya, kendati Indonesia hanya membawa pulang tiga perak dan dua perunggu. Sementara Malaysia memperoleh empat emas dan satu perak. Mata bangga terpancar dari atlet Boccia Indonesia. Mereka merasakan sambutan luar biasa. Tunku Maziah dari Persatuan Boccia Malaysia berkata, "Saya ucapkan terima kasih kepada Natalia yang berusaha kuat untuk menguruskan penyertaan boccia Indonesia dalam pertandingan Malaysia-Indonesia Friendly Boccia Games 2018."

Teman Boccia mengajak Agus Badrul Jamal dari KBRI Kuala Lumpur untuk bersama memberikan medali buat Malaysia dan Indonesia. "Sambutan luar biasa datang dari KBRI Kuala Lumpur, saya kaget dan kagum dengan kata-kata Duta besar Indonesia untuk Malaysia Rusdi Kirana yang berkata semua yang diraih harus dengan hati"ujar Natalia.
Sebagai bentuk penghargaan, Rusdi Kirana memberikan 10 tiket gratis semua rute penerbangan Batik Air,Mailindo atau Lion Air untuk Teman Boccia dan NPC Indonesia.(*)
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU