Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Sport

Kisah Peduli Nick Bhirombhakdi Terhadap Atlet Difabel

Sport
29 Jun 2019
Kisah Peduli Nick Bhirombhakdi Terhadap Atlet Difabel

hariansuara.com, Jakarta - Nick Bhirombhakdi, Presiden Komite Paralimpik Thailand, begitu peduli dengan anak-anak dan orang-orang difabel. Ia memiliki cara unik dalam merawat dan mencintai atlet-atlet difabelnya.

Di antaranya membuat film dokumenter untuk mereka di True 24 TV, dan sudah 94 episode yang ditayangkan setiap minggu di Thailand. Melalui channel TV ini, orang tahu kehidupan atlet yang berbeda dan bagaimana mereka berjuang untuk mendapatkan medali bagi negara. Nick menyebut mereka sebagai "Pahlawan".

Tidak hanya membuat film dokumenter, tetapi mengilhami juga anggota dewan JRNBA (Junior NBA) untuk berbagi permainan persahabatan dengan atlet difabel Thailand.

JRNBA adalah program pelatihan bola basket global untuk anak laki-laki dan perempuan, mengajarkan keterampilan dasar dan nilai-nilai inti dari permainan di tingkat dasar untuk mendorong dan meningkatkan pengalaman bola basket generasi muda untuk pemain, pelatih, dan orang tua.

Nick sebagai anggota dewan JRNBA yang mewakili Thailand, membuat pertandingan persahabatan basket kursi roda dengan para anggota Dewan JRNBA, anak-anak yang terpilih untuk tim muda JRNBA dan atlet Thailand yang difabel.

Bahkan Nick sendiri belajar menggunakan kursi roda agar bisa merasakan kondisi yang sama dengan atletnya dan menginspirasi yang lain untuk menggunakan kursi roda juga.

Mantan pemain NBA Dikembe Mutombo bergabung dalam pertandingan persahabatan yang digelar di Chulalongkorn University di Bangkok pada 27 April. Dikembe Mutombo dan yang lainnya menggunakan kursi roda dan mereka bermain seperti kompetisi nyata.

Nick mengatur pertandingan persahabatan dengan Vladimir Radmanovic, mantan pemain NBA dengan Lakers pada 9 Juni 2019.

Atlet difabel senang memiliki kesempatan dalam hidupnya bermain dengan para bintang NBA dan para super star. Mereka juga sangat bahagia dapat memiliki kesempatan berbagi kebahagiaan dengan atlet difabel dan menggunakan kursi roda di kompetisi.

Tak ketingalan, Nick juga mewujudkan emansipasi wanita melalui Kejuaraan Dunia Basket Kursi Roda U25 Wanita 2019 di Suphanburi, Thailand, dengan Thailand sebagai tuan rumahnya.

"Penyandang cacat sering menghadapi hambatan sosial. Kecacatan ini membangkitkan persepsi negatif dan deskriminasi di banyak masyarakat, terutama dengan perempuan, sementara peluangnya lebih kecil dari laki-laki dan saya fokus pada menutup kesenjangan kesetaraan untuk memastikan pemain perempuan dihargai kesetaraan," kata Nick.

Thailand adalah negara pertama di ASEAN yang melakukan olahraga basket kursi roda untuk wanita yang luar biasa ini. Dengan hanya dua bulan berlatih basket kursi roda, 12 gadis rata-rata berumur 19 tahun mewakili Thailand untuk Kejuaraan Dunia Bola Basket U25 Kursi Roda Wanita 2019. Nick sendiri berlatih dengan kursi roda bersama mereka.

"Kesempatan bermain basket kursi roda bersama mereka adalah ungkapan rasa hormat, apalagi ini akan membantu mendorong, menginspirasi dan memotivasi mereka bermain olahraga dengan santai dan bahagia," kata Nick.

Hati dan kemauan Nick Bhirombhakdi untuk kebahagiaan difabel tidak akan pernah berakhir. Sebaliknya terus menginspirasi Asia dan melalui perjalanan 10 tahun sebagai Presiden Paralympic Committee Thailand, dia benar-benar membuat perbedaan bagi dunia. (*)

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X