hariansuara.com - Holisctic Coffee Expo (HCE) 2022 kali ketiga digelar pada Minggu (11/12) di Alun-alun Jember. Ini satu upaya Pemkab Jember membawa potensi kopi ke pusaran dunia.
Diketahui, Kabupaten Jember penghasil kopi robusta Kelas Juara. Tambah istimewa, anugerah Ilahi di Jember ada Pusat Penelitian Kopi dan Kakao (Puslit Koka), tepatnya di Desa Nogosari, Kecamatan Rambipuji. Sejak 1911 hingga kini para ahli di sana terus melahirkan varian-varian kopi yang memenuhi selera konsumen kekinian.
"Sudah saatnya potensi kopi dan cokelat Jember mengemuka, bahkan melompat ke pasar dunia. Di HCE ini bisa dibuktikan kopi robusta Jember betul-betul 'surga dunia,'" ujar Bupati Jember Ir H Hendy Siswanto, ST, IPU saat itu didampingi jajaran Puslit Koka dan Bank Indonesia Perwakilan Jember.
Tak kalah pentingnya, menyiapkan sumber daya manusia terkait, serupa barista yang andal. Kini sudah 2.100 orang mengikuti pelatihan tersebut dan memperoleh bantuan peralatan. Di HCE itu juga Bupati Hendy dan Wakil Bupati, Gus Firjaun, memberi bantuan kepada peserta pelatihan UMKM yang diselengarakan oleh Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Jember.
"Berkolaborasi dengan Puslitkoka dan BI Jember, potensi kopi akan lebih dikenal, bahkan mendunia. Ke depan, Jember terus mengadakan event-event besar outdoor. UMKM pelaku ekonomi kerakyatan akan berjaya, sehingga secara keseluruhan akan siap menyongsong 2023."
Bupati Hendy mengingatkan, para peserta pelatihan untuk segera menyebar ke pelosok Jember, membuka usaha. Pun, Camat, Lurah dan Kades masing-masing akan mendukung. (*) Melia Hapsarani YSQ/MTS Video: @hendy_siswanto/Habib YSQ
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU